POPULER

Pesan Kerukunan dalam Single Lintas Cahaya, Kolaborasi DRIVE dengan Beery 'St Loco'

Pesan Kerukunan dalam Single Lintas Cahaya, Kolaborasi DRIVE dengan Beery 'St Loco'


Kondisi politik yang memanas dan mengancam kerukunan di masyarakat, mendorong DRIVE dan Beery 'St Loco' membuat lagu bertema persatuan.

KONTESTASI dalam pemilu tak dapat diingkari telah berpengaruh pada terpecahnya masyarakat dalam kubu-kubu keberpihakan. Dan hal itu rentan sekali memicu gesekan yang bisa berpotensi konflik. Yang tentunya bisa mengancam persatuan dan kesatuan.

Karena itulah, hal ini mendorong munculnya rasa prihatin di banyak kalangan, termasuk seniman. Sehingga berbagai upaya dilakukan untuk bisa mengembalikan kerukunan yang ada. Salah satunya dilakukan oleh DRIVE yang berkolaborasi dengan Beery 'St Loco', dengan meluncurkan single berjudul 'Lintas Cahaya'.

Single yang dirilis pada 22 Mei 2019 kemarin dipandang begitu mewakili kondisi yang ada. Karena itulah, di dalamnya juga terkandung harapan agar segalanya bisa senantiasa berjalan dengan baik. 

“Momen ini kami rasa tepat karena isi lagunya memang tentang persatuan. Karena judulnya adalah Lintas Cahaya, yang maksudnya adalah lintas perbedaan dan lintas kebersamaan. Mari kita satukan lagi tenaga kita untuk bangsa dan negara ini. Jadi siapapun Presiden yang terpilih, kita harus membawa Negara ini ke arah yang lebih positif. Semuanya harus menjadi lebih baik, lebih bersemangat. Lupakan segala perbedaan dan jangan ada dendam”,  jelas Budi gitaris DRIVE, tentang lagu barunya.

Lebih dari itu, Dygo sang pembetot bass DRIVE juga menambahkan bahwa ada banyak pesan moral yang disampaikan melalui lagu ini. Agar semua melupakan perbedaan, melupakan keributan dan senantiasa menjaga persatuan. Karena sesungguhnya Indonesia ini adalah tanggung jawab bersama

Yang menarik, dalam lagu ini adalah kolaborasi dengan Beery Manoch. Sehingga kemudian ada sentuhan rap di dalamnya, yang membuat nuansanya menjadi lebih dinamis. 

“Lagu ini emang unik banget karena di tengah-tengah lagu ada Rap-nya, di mana enggak pernah ada lagu DRIVE yang ada Rap-nya. Dan ini tipe lagu Anthem, cocok buat dinyanyikan rame-rame. Seru aja sih, jadi terdengar lebih fresh”, ungkap Budi.


Penggarapan lagu ini terbilang cepat, DRIVE melakukan proses rekaman lagu ini dua minggu sebelum tanggal rilis, di Studio Renoz, Pondok Bambu, yang merupakan Basecamp DRIVE sejak setahun belakangan ini. Lagu dan aransemen dikerjakan oleh para personil DRIVE dan dibantu oleh  Sound Engineer, Lulud Pambudi. Sehubungan dengan lagu ini, DRIVE mempersiapkan beberapa Artwork mengangkat tema persatuan untuk mendukung perilisan single ini dan sudah diposting sejak dua minggu lalu. 

“Artwork ini mengangkat tema Landmarks of Indonesia. Ini menunjukkan identitas-identitas Indonesia seperti Candi Borobudur, Raja Ampat, Jam Gadang, Monas dan lain-lain. Beberapa sudah kami posting di social media DRIVE dan Artwork Utamanya merupakan penggabungan dari seluruh artwork tersebut. Tujuan kami adalah agar perbedaan menjadi penguat rasa kebangsaan sebagai warga negara Indonesia", ucap Budi.

DRIVE berharap lagu ini bukan cuma bisa disukai dan diterima oleh masyarakat saja. Akan tetapi juga bisa mengekspresikan kecintaan terhadap bangsa dan Negara kita ini. 

“Semoga ini bisa menjadi pengingat kita bahwa pentingnya menjalin persatuan dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahwa ini bukan hanya untuk kita di saat ini, namun juga untuk generasi muda kita di kemudian hari. Negara dan bangsa ini bisa menjadi hebat jika kita membangunnya bersama-sama tanpa memandang suku, agama ataupun kelompok”, tutup Rizki, sang vokalis.//bang


Lintas Cahaya (Lirik)

Hari ini aku berjanji
mengubah semua yang akan terjadi
Lebih dari yang pernah dilakukan
Setiap kesalahan setiap pembenaran
Segala pertikaian
Hapus semua dendam
menatap masa depan
Bangkitkan harapan

Kini saatnya kita bersama
Membuat lintas cahaya
Kini saatnya tepis perbedaan
Tuk kembali bercahaya

Takkan mudah memang tak mudah
Melangkah untuk satu keyakinan 
Di atas segala perbedaan
Kadang terasa berat akui kesalahan
Terima kekalahan
Tapi apa gunanya
 jika terus memendam
Mari bergandeng tangan 
Sekarang atau tak akan pernah

Kini saatnya kita bersama
Membuat lintas cahaya
Kini saatnya tepis perbedaan
Tuk kembali bercahaya

Iklan Atas Artikel


 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel