POPULER

Gabungan Relawan Peduli Sosial, Sterilisasi Stasiun Hingga Terminal

Gabungan Relawan Peduli Sosial, Sterilisasi Stasiun Hingga Terminal


Demi memutus mata rantai penyebaran corona. Para relawan yang selama ini aktif bergerak di berbagai kegiatan sosial, bergabung melakukan penyemprotan desinfektan

WARTAJOGLO, Solo - Barisan mobil ambulan dari berbagai organisasi berjalan perlahan memasuki komplek terminal Tirtonadi Kota Surakarta pada Minggu (12/4) pagi. Sempat tertahan sebentar oleh lalu lalang pengunjung terminal, mobil-mobil itu langsung bergerak menuju ke lantai atas.

Sesampainya di atas, tampak beberapa orang yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, keluar sembari membawa alat penyemprot. Tabung-tabung berisi cairan desinfektan pun, satu per satu mulai disiapkan.

Ya. Sebagai upaya ikut ambil bagian dalam pencegahan wabah corona, gabungan para relawan dari berbagai organisasi melakukan bhakti sosial. Mereka melakukan aksi penyemprotan cairan desinfektan ke berbagai tempat yang menjadi ruang publik.

"Di sini kami dari Masyarakat Tanpa Riba (MTR) melalui  MTR Care, yang dibantu teman-teman relawan Igana, Rescue 79 Untung Suropati, serta Rescue Rendan. Melakukan aksi sosial penyemprotan deainfektan. Ada beberapa tituk yang kami datangi. Selain terminal Tirtonadi kami juga melakukan di Stasiun Balapan, Stasiun Purwosari dan Jebres. Bahkan kalau memungkinkan juga akan kita lakukan di Kraton Kasunanan Surakarta," jelas Arif Arianto, koordinator wilayah MTR Jawa Tengah di sela-sela aksi.

Arif (tengah bertopi hitam) bersama berbagai pihak yang  terlibat dalam aksi sosial penyemprotan desinfektan 

Aksi ini sendiri rencananya tidak hanya dilakukan sekali, tapi akan berkelanjutan sampai wabah corona benar-benar hilang. Selain itu juga akan ada pemberian sumbangan berupa APD serta hand sanitizer ke puskesmas-puskesmas, di seluruh Solo Raya.

"Dengan seluruh yang kita semua lakukan ini, tentunya kita berharap agar wabah ini segera hilang. Karena itu, kami juga menghimbau agar masyarakat mematuhi himbauan pemerintah dalam hal ini walikota. Untuk bisa memutus rantai penyebaran corona," sambung Arif.

BACA JUGA:

Dari Mapolres Hingga TK Semua Disterilisasi


Sementara dalam aksi penyemprotan desinfektan yang dilakukan, para relawan menggunakan cairan klorin. Yang selama ini dipandang ampuh untuk membunuh mikroorganisme.

Bahan klorin sendiri didapatkan dari salah seorang rekanan anggota relawan, yang pernah bekerja di WHO. Di mana bahan itu pernah digunakan untuk mendesinfeksi mayat-mayat, saat ada bencana di salah satu negara di Benua Afrika.

Salah seorang relawan melakukan penyemprotan lorong skybridge Balapan sambil mengenakan APD lengkap

"Bahan ini relatif lebih aman bila dibanding bahan seperti karbol atau yang lain. Sebab klorin yang masih murni ini, tidak akan terlalu menyebabkan efek samping ke kulit. Beda dengan bahan lain yang bisa menyebabkan iritasi, gatal atau bahkan sesak napas," jelas Eko salah satu relawan Rescue 79.

Larutan itu disemprotkan ke setiap sudut kawasan terminal. Termasuk perkampungan di sekitar terminal, serta lorong skybridge yang menghubungkan terminal Tirtonadi ke Stasiun Balapan. //bang

Iklan Atas Artikel


 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel