POPULER

Libatkan Kaum Difabel, Desa Ngrombo Sukses Raih Juara Anugerah Desa Wisata Nasional

Libatkan Kaum Difabel, Desa Ngrombo Sukses Raih Juara Anugerah Desa Wisata Nasional

WARTAJOGLO, Sukoharjo - Kerja keras seluruh warga Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah akhirnya membuahkan hasil. Desa yang dikenal sebagai sentra penghasil gitar ini berhasil meraih juara pertama Desa Wisata tingkat Nasional BCA Award yang berkolaborasi dengan Kemenparekraf. 

Desa Ngrombo sendiri meraih juara dalam kategori Desa Wisata Kreatif. Dan hal ini tentunya membuat seluruh warga desa tersebut bangga. Sebab dengan begitu maka nama Desa Ngrombo akan semakin dikenal. Sehingga bisa berdampak pada peningkatan perekonomian warga.

Sri Partini Kades Ngrombo Sukoharjo
Sri Partini Kades Ngrombo Sukoharjo

Karena masih dalam situasi pandemi, penganugerahan penghargaan dilakukan secara virtual dari Jakarta. Dan untuk itu seluruh jajaran Pemdes Ngrombo berkumpul di Balai Desa Ngrombo untuk mengikuti seremoni penyerahan penghargaan.

Dalam acara itu, selain Kepala Desa Ngrombo Sri Partini tampak hadir pula Ketua Pokdarwis Desa Ngrombo Saryadi. Ada pula tamu akademisi dari Universitas AUB Surakarta. 

"Ini adalah hasil kerja keras banyak pihak sehingga akhirnya Desa Ngrombo berhasil meraih penghargaan ini," jelas Sri Partini saat dijumpai awak media di lokasi acara pada Minggu (5/8) pagi.

Sri Partini juga menambahkan bahwa sebelum meraih penghargaan tersebut, serangkaian proses panjang telah dilalui oleh Desa Ngrombo. Baik itu mengikuti berbagai pelatihan ataupun lomba-lomba. Dan pada akhirnya di ajang BCA Award ini Desa Ngrombo berhasil menyisihkan 456 peserta lain dari seluruh Indonesia, hingga menjadi juara pertama.

Kategori Desa Wisata Kreatif sendiri tak lepas dari kreatifitas yang ditunjukkan oleh warga Desa Ngrombo dalam kesehariannya. Salah satunya adalah dengan statusnya sebagai sentra industri gitar. Di mana mayoritas warganya memang menggantungkan hidup dari pembuatan alat musik gitar berbagai model. 

Dan yang menarik menurut Sri Partini adalah pelibatan kaum difabel serta wanita dalam kegiatan kreatif yang ada. Hal inilah sepertinya yang menjadi nilai lebih dari Desa Ngrombo hingga akhirnya bisa mendapatkan point terbaik.

"Penilaian dilakukan dengan langsung turun ke lapangan oleh tim juri. Jadi berbekal data yang kita sampaikan mereka langsung membuktikannya di lapangan. Dan mereka bisa melihat bahwa kegiatan pembuatan gitar dilakukan tidak hanya oleh warga yang secara fisik normal, tapi banyak juga warga difabel yang terlibat, termasuk wanita," tambah Sri Partini.

Pokdarwis Desa Ngrombo
Kolaborasi seluruh elemen dan Pokdarwis Desa Ngrombo sukses mengantarkan desa ini meraih juara

Diakui Sri Partini bahwa award yang didapat akan menjadi bekal untuk memacu seluruh warga semakin giat bekerja keras mengembangkan Desa Ngrombo. Dengan begitu Desa Ngrombo akan semakin maju sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Sukoharjo.

Disebutkan pula bahwa selain sentra industri gitar, ada setidaknya 15 titik destinasi wisata menarik yang ada di wilayah Desa Ngrombo. Ada wisata taman limbah yang berupa taman dengan hiasan beragam pernak pernik benda yang sudah tidak terpakai. Lalu di Sudinan ada kampung lawasan dengan pemandangan beragam pernak pernik bangunan rumah kuno.

"Kampung lawasan di Sudinan sempat menjadi salah satu daerah tinjauan dari tim penilai, dan sepertinya tempat ini memang memiliki potensi tersendiri bagi Desa Ngrombo," ungkap Sri Partini yang terpilih menjadi kepala desa setelah kepala desa sebelumnya yang juga sang suami (alm Suparna), meninggal dunia.  

Ke depan Sri Partini menjelaskan bahwa pihaknya bersama seluruh elemen masyarakat Desa Ngrombo akan semakin bekerja keras untuk mengembangkan Desa Ngrombo. Apalagi di desa ini sudah ada Pokdarwis dnegan beberapa Pokja-nya, sehingga akan terus didorong untuk memajukan Desa Ngrombo. Terutama dnegan mengikuti berbagai pelatihan.

Sementara itu Ketua DPC Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Sukoharjo, Haris Nurhadi saat dimintai komentar menjelaskan, bahwa terpilihnya Desa Ngrombo sebagai juara pertama menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Sukoharjo. Karena itu dia berharap bahwa penghargaan ini bisa semakin memajukan wisata di Desa Ngrombo serta tentunya Kabupaten Sukoharjo.

"Selamat kepada Desa Ngrombo yang berhasil meraih juara dalam Anugerah Desa Wisata BCA Award. Terus pertahankan dan tingkatkan untuk pencapaian yang lebih baik ke depan. Sehingga wisata di Kabupaten Sukoharjo semakin maju. Semoga pula dengan penghargaan ini bisa meningkatkan perekonomian warga di tengah situasi pandemi," tandasnya. //Sik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel