POPULER

Gandeng Migrant CARE Jakarta, Prodi HI Unisri Dorong Mahasiswa Sadar Pentingnya Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Gandeng Migrant CARE Jakarta, Prodi HI Unisri Dorong Mahasiswa Sadar Pentingnya Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

WARTAJOGLO, Solo - Berkolaborasi dengan Migrant CARE Jakarta, Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan Kuliah Umum, terkait perlindungan pekerja di luar negeri.

Hal ini sejalan dengan posisi Migrant CARE Jakarta yang merupakan lembaga Non-Governmental Organization (NGO), yang berfokus pada perlindungan para Pekerja Migran Indonesia di luar negeri.

Migrant CARE yang berdiri sejak tahun 2004 bekerja untuk mendorong terwujudnya kehidupan Pekerja Migran Indonesia dan anggota keluarganya yang bermartabat, dihormati oleh setiap bangsa dan berdaulat secara ideologi, politik, ekonomi, sosial maupun budaya.

Hal ini tentu sangat relevan dengan tema yang diangkat dalam kuliah umum yang diselenggarakan Unisri dengan Migrant CARE. Yakni “Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dalam Kerangka Global for Safe, Orderly, and Regular Migration dan Kebijakan ASEAN”.

Para pembicara dalam kuliah umum yang digelar Prodi HI dan Migrant CARE Jakarta berfoto bersama usai acara

Dalam kuliah ini dihadirkan para narasumber yang kompeten di bidangnya. Di antaranya Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo dan Dosen Prodi HI UNISRI, Dra. Christy Damayanti, M.Si.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Ilmu HI Unisri, Untari Narulita Madyar Dewi, S.IP., M.H.I, menjelaskan bahwa kesadaran mahasiswa HI terhadap isu-isu pekerja migran Indonesia di luar negeri masih perlu ditingkatkan.

Salah satu upaya peningkatan tersebut salah satunya melalui Kuliah Umum bersama Migrant CARE Jakarta, yang digelar di gedung A ruang seminar lantai lll pada Jumat 13 Oktober 2023.

"Tema yang diangkat dalam kuliah umum ini sejalan dengan politik luar negeri Indonesia, yang salah satunya berfokus pada perlindungan WNI di luar negeri termasuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI)," jelas Untari.

Fenomena migrasi ekonomi di kawasan Asia Tenggara menjadi fokus pada legal framework yang berlaku di ASEAN.

Sehingga dalam proses migrasi ekonomi para PMI ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara dapat berjalan secara aman, teratur, dan para migrant workers mendapatkan perlindungan yang memadai dari stakeholder terkait.//Hum

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close