POPULER

Pimpin Wisuda, Rektor Unisri Sampaikan 3 Pesan Agar jadi Sosok Tangguh, Apa Itu..?

Pimpin Wisuda, Rektor Unisri Sampaikan 3 Pesan Agar jadi Sosok Tangguh, Apa Itu..?

Bersamaan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda, Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar wisuda, pada Sabtu 28 Oktober 2023.

Sedikitnya 616 wisudawan dan wisudawati, yang terdiri dari 593 dari program S1 dan 23 dari Program Magister, menjalani prosesi wisuda yang digelar di Auditorium Unisri. 

Yang menarik, dari jumlah tersebut, ada sekitar 407 wisudawan dan wisudawati lulus dengan predikat cumlaude.

"Pada wisuda kali ini, tercatat 407 dari 616 total wisudawan dan wisudawati lulus dengan predikat cumlaude. Itu artinya para lulusan ini memiliki kualitas yang unggul," ujar Rektor Unisri, Prof. Dr. Drs. Sutoyo, M.Pd, dalam sambutannya.

Rektor Unisri memberi sambutan di hadapan para wisudawan dan wisudawati

Berkaitan dengan hal tersebut, Sutoyo berharap para lulusan Unisri dalam menghadapi dunia kerja dan hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara memiliki 3 jiwa.

Tiga jiwa tersebut antara lain, jiwa driver/atau pengemudi bukan jiwa penumpang. Artinya para lulusan Unisri harus mampu mengambil peran utama dan memegang kendali dalam segala lini kehidupan.

"Tentunya saya berharap lulusan Unisri bukan sekedar sebagai orang yang hanya mengikuti arus ombak yang tidak jelas arah dan tujuannya. Tapi harus jadi sosok penentu," lanjutnya.

Jiwa yang kedua adalah jiwa pemain bukan jiwa penonton. Artinya bahwa para lulusan Universitas Slamet Riyadi harus mampu berbuat sesuatu yang terbaik atau berprestasi di manapun dan kapanpun. 

Tidak sekedar sebagai orang yang hanya pandai berkomentar layaknya penonton.

Dan jiwa ketiga adalah jiwa pemberani bukan jiwa penakut. Artinya para lulusan harus memiliki mental yang kuat, tegas, tangguh, dan berani mengambil langkah dan keputusan serta menanggung resiko dari apa yang telah diperbuat. 

"Ada pepatah jawa yang mengatakan "nek wani ojo wedi-wedi, nek wedi ojo wani-wani". Di samping itu, para lulusan Universitas Slamet Riyadi harus tetap meningkatkan kemampuan berkomunikasi, kemampuan berkolaborasi, memiliki mental yang hebat, jiwa militansi yang tinggi dan selalu berpikir positif," tandasnya.

Sebuah drama sempat dipertontonkan di penghujung acara wisuda, di mana ada salah seorang wisudawan yang kebetulan berulang tahun diminta untuk maju ke depan.

Irckam Gilang Widhadi demikian nama sang wisudawan diminta maju ke depan dengan alasan ada sesuatu yang kurang baik, dan harus segera diselesaikan, agar tidak mengganggu prosesi wisuda.

Wisudawan dari Fakultas Hukum inipun lantas maju ke depan menghampiri rektor, dan sesaat kemudian tiba-tiba beberapa panitia muncul sambil membawa kue ulang tahun.

Wajah Gilang yang semula tegang pun lantas berubah ceria. Dia pun lantas didapuk meniup lilin dan memotong kue.

"Semoga kesuksesan senantiasa menyertai Anda," ucap Rektor seraya memberi selamat. //Bang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close