POPULER

Dibentuk untuk Konser Raya 29 Tahun Indosiar, Personil Gorgeous 5 Tak Pungkiri Bayang-bayang Nama Besar Orang Tua

Dibentuk untuk Konser Raya 29 Tahun Indosiar, Personil Gorgeous 5 Tak Pungkiri Bayang-bayang Nama Besar Orang Tua

WARTAJOGLO, Jakarta - Menjadi anak dari seorang bintang ternama tentu membuat seorang anak susah untuk bisa lepas dari bayang-bayang ketenaran orang tua.

Hal itu pula yang dirasakan oleh para anak muda yang tergabung dalam Gorgeous 5, yang akan tampil di gelaran Konser Raya 29 Tahun Indosiar Luar Biasa, pada Rabu dan Kamis 10-11 Januari 2024.

Gorgeous 5 sendiri adalah band yang dibentuk secara khusus dengan anggota Dul Jaelani (putra Ahmad Dhani), Kiesha Alvaro (putra Pasha Ungu), Aisha Keem (putri Irfan Hakim), Zara Leola (putri Enda Ungu) dan Bertrand Putra Onsu (putra Ruiben Onsu).

Kiesha Alvaro, Zara Leola, dan Dul Jaelani tergabung dalam Gorgeous 5 bersama Aisha Keem dan Bertrand Onsu

Dul sendiri menyebut bahwa bayang-bayang ketenaran orang tua itu pasti akan ada, karena dia muncul pertama kali dari band yang dibentuk oleh orang tuanya.

Namun demikian, seiring berjalannya waktu dia ingin bisa menunjukkan bahwa kesuksesannya tidak semata-mata karena nama besar Ahmad Dhani, tapi lebih pada kualitas karyanya sendiri.

"Tentunya kita tidak bisa memungkiri bahwa bayang-bayang itu pasti ada. Karena itu kita harus bisa berdamai dan menunjukkan bahwa kita juga punya karya sendiri yang berkualitas," jelas Dul dalam sebuah wawancara secara virtual pada Selasa 9 Januari 2024.

Yang menarik, meski lahir dan dibesarkan oleh sosok Ahmad Dhani dengan segala ketenarannya, namun Dul justru lebih terinspirasi pada sosok raja dangdut Rhoma Irama. 

Bagi Dul, sosok Rhoma Irama begitu menginspirasi dari aspek manajerial tim yang sangat bagus.

"Untuk yang sudah meninggal aku sangat terinspirasi oleh Chrisye. Sedangkan untuk yang masih hidup, aku sangat mengagumi Bang Haji Rhoma Irama. Yang mana beliau bisa dengan baik dalam mengelola manajemen yang didasari kemanusiaan serta persaudaraan. Sehingga bisa memotivasi aku untuk terus berkarya seprti beliau," ungkap Dul.

Ke depan, sebagai wujud pengabdian kepada orang tuanya, Dul berencana untuk membawakan lagu-lagu karya sang ayah. Tentunya dengan kreasi yang berbeda.

Sementara Kiesha Alvaro yang namanya justru besar di dunia seni peran, merasa tidak terlalu terbebani dengan bayang-bayang nama besar Pasha Ungu.

Baginya ada perbedaan dunia di mana dia berkarir, sehingga hal itu tidak terlalu membuatnya memiliki beban moral.

"Untungnya aku dari awal berkarier, bukan di dunia musik, tapi di seni peran. tapi kalaupun di balik itu ada nama besar ayahku, bagiku itu adalah privilege yang memang kita miliki. Dan aku tidak terlalu menanggapi komentar negatif yang muncul. Karena bagiku itu bentuk rasa iri saja," aku Kiesha yang juga hadir dalam wawancara virtual.

Hal yang sama juga disampaikan Aisha Keem serta Zara Leola yang lebih memilih untuk tidak menganggap serius pandangan miring yang ditujukan kepada mereka.

Bagi mereka yang terpenting adalah terus berkarya, untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa besar tanpa harus menggantungkan diri pada nama besar orang tua. //Bang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close