TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Beri Garansi Lulus Langsung Kerja, Ini yang Disiapkan Politeknik Indonusa Surakarta di PMB 2026/2027

Kampus 1 Politeknik Indonusa Surakarta di kawasan Mangkuyudan, Kota Solo 

WARTAJOGLO, Solo - Di tengah ketatnya persaingan dunia kerja, gelar pendidikan tinggi saja tak lagi cukup. 

Menjawab tantangan tersebut, Politeknik Indonusa Surakarta menegaskan komitmennya sebagai kampus vokasi yang tidak hanya mengantarkan mahasiswa hingga lulus, tetapi juga menjamin kesiapan kerja para alumninya.

Komitmen itu kembali ditegaskan seiring dibukanya Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027, dengan target menjaring 1.380 mahasiswa baru yang diproyeksikan menjadi tenaga profesional siap pakai di berbagai sektor industri.

Bagi Politeknik Indonusa, proses pendidikan tidak berhenti saat mahasiswa menerima ijazah. 

Kampus menerapkan filosofi “kuliah, lulus, kerja” sebagai arah utama seluruh sistem pembelajaran dan pengembangan karier mahasiswa.

“Saat ini kami memang fokus memasukkan siswa menjadi mahasiswa. Tapi tugas kami belum selesai sampai di situ. Kami harus memastikan mereka bekerja setelah lulus,” ujar Kepala Humas Politeknik Indonusa Surakarta, Diyan Sakti Purwanto, dalam media gathering pada Selasa, 13 Januari 2026.

Untuk memastikan hal tersebut, kampus secara rutin melakukan evaluasi penempatan alumni setiap 3 hingga 6 bulan melalui tracer study. 

Dari sini, pihak kampus dapat memetakan serapan kerja lulusan sekaligus menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri.

Jaminan kesiapan kerja itu diperkuat melalui peran aktif Career Center Politeknik Indonusa. Unit ini menjadi penghubung langsung antara mahasiswa, alumni, dan dunia industri.

“Kami melakukan pemetaan perusahaan dan menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga serta perusahaan, termasuk multinasional. Harapannya, rekrutmen alumni bisa dilakukan langsung di kampus,” jelas Diyan.

Salah satu implementasinya adalah penyelenggaraan Job Fair, yang sebelumnya digelar di Hotel Sahid dan direncanakan kembali tahun ini. 

Melalui kegiatan tersebut, alumni tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga direkrut langsung oleh perusahaan mitra.

Sebagai kampus vokasi, Politeknik Indonusa menekankan penguasaan keterampilan praktis sejak awal perkuliahan. 

Mahasiswa dibiasakan dengan praktik kerja, simulasi industri, hingga pembelajaran berbasis proyek, sehingga saat lulus mereka tidak lagi “canggung” menghadapi dunia kerja.

Upaya ini diperkuat dengan pengembangan fasilitas kampus yang terus berjalan. Penambahan gedung, ruang praktik, hingga restoran untuk Program Studi Perhotelan menjadi bagian dari investasi kampus dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyerupai kondisi kerja nyata.

Tak hanya menyasar pasar kerja dalam negeri, Politeknik Indonusa juga membuka peluang magang dan kerja ke luar negeri, salah satunya ke Jepang.

“Minggu lalu kami baru mensosialisasikan peluang magang dan kerja ke Jepang. Program ini akan terus kami kembangkan agar mahasiswa kami terserap luas di dunia kerja,” ungkap Diyan.

Program ini menjadi nilai tambah signifikan, terutama bagi mahasiswa yang ingin memiliki pengalaman kerja internasional dan daya saing global.

Jaminan kesiapan kerja tersebut berdampak langsung pada meningkatnya minat masyarakat. Jumlah mahasiswa Politeknik Indonusa terus bertumbuh setiap tahun, dari 700–800 mahasiswa pada 2024, meningkat menjadi hampir 900 mahasiswa di 2025.

Tahun 2026, kampus ini menargetkan 1.380 mahasiswa. Hal ini sejalan dengan kepercayaan publik yang terus meningkat untuk menuntut ilmu di Politeknik Indonusa Surakarta. //Sik

Type above and press Enter to search.