POPULER

Puluhan Outletnya Tutup Karena Terendam Banjir. Wong Solo Group Pilih Sebar Bantuan ke Para Korban

Puluhan Outletnya Tutup Karena Terendam Banjir. Wong Solo Group Pilih Sebar Bantuan ke Para Korban

Dengan menggunakan perahu, para pegawai Wong Solo Group membagikan bantuan ke warga korban banjir

WARTAJOGLO, Solo - Rentetan bencana alam melanda wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ada gempa bumi di Sulawesi Barat, lalu banjir bandang di Kalimantan Selatan serta beberapa bencana lain yang tersebar di berbagai wilayah. Yang tentunya meninggalkan penderitaan tersendiri bagi warga yang menjadi korban.

Ribuan warga pun terpaksa harus mengungsi untuk mencari tempat yang aman, sembari menunggu bantuan dari pemerintah, maupun para dermawan. Sebab dalam situasi yang belum kondusif, tentu para warga ini belum memungkinkan untuk kembali beraktifitas secara normal.

Melihat situasi yang demikian, Wong Solo Group pun langsung bertindak dengan cepat. Di tengah penantian datangnya bantuan dari pemerintah, para karyawan dari Wong Solo Group langsung bergegas untuk membantu meringankan derita warga. Terutama yang mengalami musibah banjir bandang di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Ribuan nasi kotak serta uang tunai langsung dibagikan ke para warga, yang terjebak di tengah banjir. Dan untuk itu, para karyawan inipun rela menggunakan sebuah perahu kecil (jukung) untuk menjangkau sudut-sudut kota yang belum tersentuh bantuan.

H. Puspo Wardoyo
“Kita memang sengaja bergerak cepat, tanpa harus menunggu pemerintah. Karena bagi kami, warga sedang dalam kondisi darurat dan harus segera dibantu. Terutama makan. Sebab dengan kondisi rumah yang terendam, tentu mereka tidak memungkinkan untuk masak. Makanya kita berikan nasi kotak setidaknya dua kali dalam sehari,” ujar owner Wong Solo Group, H. Puspo Wardoyo saat ditemui di rumahnya, di kawasan Griya Kwantan, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (18/1) sore.

Dengan ratusan outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan. Tempat usaha Wong Solo Group sendiri tak lepas dari imbas bencana. Puspo Wardoyo menyebut bahwa 22 outlet miliknya saat ini juga terendam banjir, sehingga berhenti beroperasi. Karena itulah seluruh pegawainya digerakkan sebagai relawan untuk menyebar bantuan ke warga.

“Saat ini semua outlet kami juga tutup karena terendam. Makanya kita fokus untuk menyebar bantuan saja, sembari menunggu banjir surut. Kami sewa beberapa perahu untuk proses distribusi bantuan ke tempat-tempat yang sulit dijangkau. Dan Alhamdulillah semua berjalan lancar,” lanjut pria yang dikenal sengaja menyisihkan 30% dari keuntungan usahanya untuk kegiatan amal itu.

Puspo memang sengaja menyisihkan begitu banyak harta miliknya karena menganggap itu sebagai bagian dari ibadahnya. Di mana pria 60 tahunan ini meyakini bahwa pertolongan akan selalu diberikan Tuhan kepadanya, saat dia mau meringankan beban orang lain dengan ikhlas.

“Inti dari semua ini adalah ikhlas untuk ibadah. Sebab keikhlasan itulah yang akan mendatangkan kebahagiaan, selain tentunya balasan dari Allah SWT. Karena saat kita tidak ikhlas dalam sedekah, hal itu justru akan mendatangkan kerugian. Dan kalau semua orang kaya di negeri ini kompak. Saya yakin tidak akan ada rakyat yang menderita,” tegasnya.

Terkait pemberian bantuan kepada para korban bencana, Puspo sendiri tidak membatasi sampai kapan. dia menyebut akan terus menyalurkan bantuan sampai situasi kembali kondusif.

Dan meski saat ini dia lebih fokus di wilayah Kalimantan Selatan, namun bantuan untuk beberapa daerah bencana yang lain juga disalurkan. Tentunya semua demi bisa meringankan beban warga yang menjadi korban.

“Bantuan akan terus kita berikan sampai situasi kondusif. Terutama makanan siap makan. Sebab warga tidak memungkinkan kalau hanya menunggu datangnya bantuan dari pemerintah,” pungkas Puspo sembari menjamu para tamu yang datang ke rumahnya dengan sajian sate kere, sate khas masyarakat Kota Solo. //Sik

Video Terkait:

Iklan Atas Artikel


 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel