POPULER

Terkait Puasa, Begini Pandangan Para Pemain Sinetron <i>Dari Jendela SMP</i>

Terkait Puasa, Begini Pandangan Para Pemain Sinetron Dari Jendela SMP

WARTAJOGLO, Jakarta - Tanpa terasa sinetron Dari Jendela SMP (DJS) telah memasuki episode yang ke-300. Tentunya itu bukan waktu yang singkat bagi DJS, bisa bertahan di tengah persaingan ketat dengan film-film yang lain. Dan salah satu rahasia kekuatan film ini adalah pada ceritanya yang terbilang realistis.

Hal ini diungkapkan oleh para pemain DJS saat menghadiri acara wawancara eksklusif secara daring pada Kamis (29/4) siang. Di mana dalam wawancara itu hadir Reybong, Sandrinna Michelle, Kiesha Alvaro serta Saskia Chadwick.

"Kekuatan sinetron DJS menurut saya ada pada ceritanya yang selalu menyesuaikan dengan situasi terkini. Seperti saat kemarin bersamaan dengan musim barongsai, kita juga menampilkan barongsai. Lalu sekarang sedang masa puasa, skenarionya juga dibuat menyesuaikan. Dari situ kita juga bisa lebih mudah dalam menjalani peran," jelas Reybong mewakili para pemain lainnya.

Reybong dan Sandrinna
Sandrinna dan Reybong memandang bahwa puasa jangan sampai menjadi beban saat menjalani syuting

Tak hanya soal kekuatan cerita, bertahannya DJS hingga setahun ini juga semakin menguatkan jalinan hubungan di antara kru dan pemain. rasa kekeluargaan semakin erat. Yang tentunya memudahkan dalam setiap proses syuting. 

"Saat ini kita sudah seperti keluarga. Bagaimana tidak. Kita di sini sudah setahun, tiap hari selalu bersama. Jadi tentunya hubungan antara satu dnegan yang lain benar-benar erat. Kerja juga lebih enjoy," ujar Sandrinna yang memerankan sosok Wulan dalam DJS.

Dari hubungan yang begitu erat itu, isu-isu cinlok tentu sempat berkembang di antara mereka. Tentunya antara Reybong dengan Sandrinna ataupun Kisha dengan Saskia. Mengenai hal ini para pemain DJS menanggapi santai, dan membiarkan semua berjalan seiring perjalanan waktu.

"Bagi saya yang namanya cinlok itu wajar. Karena sebagai manusia kita juga punya perasaan tertarik dengan lawan jenis. Apalagi kita di sini tiap saat ketemu dalam waktu yang lama. Jadi menurut saya yang penting dijalani aja," ungkap Kiesha.

Senada dengan Kiesha, Saskia juga mengatakan bahwa cinlok adalah hal yang wajar. Baginya yang terpenting jangan sampai jalinan itu merugikan orang lain.

Kiesha dan Saskia
Kiesha dan Saskia menganggap cinlok adalah hal yang wajar

Dan di bulan Ramadan ini para pemain DJS juga memiliki cerita serta pengalaman tersendri dalam menjalani proses syuting. Reybong misalnya. Dia memandang bahwa puasa tidak harus dijadikan beban. 

"Bagi saya kalau memang kuat ya puasa, tapi kalau tidak ya gak usah dipaksa. Jadi diikuti aja kondisinya," ucap pemeran sosok Joko ini. Dan hal ini juga diamini oleh pemain lainnya yang melihat bahwa ada kesempatan untuk mengganti puasa di hari lain, saat membatalkannya. 

Mejalani syuting sambil berpuasa tentunya juga memberi ujian dan tantangan tersendiri bagi para pemain, terutama Kiesha. Sebab hal itu bisa melatih kesabaran di tengah rasa lelah dan capek yang dialami.

"Bagi saya saat syuting sambil puasa, memberi tantangan tersendiri untuk bisa menahan marah. Karena biasanya saat syuting pasti capek, dan haus, jadi mudah emosi. Nah karena kita sedang puasa, maka kita harus bisa menahan itu," ujar putra dari Pasha Ungu ini. 

Suasana Ramadan juga memunculkan rasa rindu untuk bisa kumpul bersama keluarga. Namun karena situasi yang tidak memungkinkan, tentunya para pemain harus tetap menjalani puasa di lokasi syuting. 

Untuk mengikis rasa rindu keluarga itu, Reybong mengaku menyempatkan diri pulang saat awal-awal puasa. Sehingga bisa tetap menjalani makan sahur bersama keluarga. Sementara Kiesha mengaku bahwa ibundanya terakadang datang ke lokasi syuting. Sehingga bisa tetap merasa dekat dengan keluarga.

Kumpul dengan keluarga memang menjadi salah satu cara ampuh untuk mengusir kebosanan yang kerap muncul karena terlalu padatnya jadwal syuting, serta harus berada di tempat yang sama dalam waktu lama. Namun tentu para pemain DJS sudah menyadari bahwa itu semua adalah konsekuensi dari pilihan mereka menjadi seorang artis. Sehingga semua harus dijalani dengan enjoy dan ikhlas.

"Bagi saya yang penting bagaimana kita bisa menikmati apa yang terjadi. Karena bagaimanapun ini adalah resiko profesi. Jadi terima dan nikmati aja. Pasti semua akan baik-baik aja," ucap Saskia. 

Di akhir sesi wawancara para pemain juga mengungkapkan tentang harapan mereka ke depan sebagai seorang artis. Yang mana kesemuanya berharap agar apa yang telah mereka lakukan saat ini bisa memberi dampak positif pada para penggemarnya. 

"Semoga apa yang sudah kami lakukan bisa memberi pengaruh positif pada orang lain, terutama para penggemar kami. Karena itu kami juga tidak akan berhenti untuk menebarkan hal-hal yang positif, untuk bisa menciptakan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik. Karena itu saksikan terus sinetron Dari Jendela SMP di SCTV tiap hari pukul 18.30," tutur Sandrina mengakhiri acara. //Bang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel