POPULER

Tantangan Baru Putri Ayudya dalam Film Kupu-Kupu

Tantangan Baru Putri Ayudya dalam Film Kupu-Kupu

WARTAJOGLO, Jakarta - Aktris Putri Ayudya, dipercaya Sutradara Martin East untuk menjadi pemain utama dalam Film Kupu-Kupu. Film yang memiliki fokus pada wanita ini bercerita tentang Ana, seorang asisten rumah tangga asal Jawa yang membantu Cal, majikan asingnya yang manja, mengejar calon istri Cal bernama Tika yang membawa kabur mobilnya pergi dari Bali menuju Bojonegoro. Perjalanan tersebut akhirnya menemui banyak masalah-masalah. Dan akhirnya ketika mereka tiba di tujuan dan menyusul Tika, mereka dihadapkan dengan masalah yang lebih besar: situasi memalukan yang menyebabkan Ana melarikan diri bertahun-tahun, sehingga ini membuat Ana berfikir apakah ia bisa menyelamatkan masa depannya.
 
“Tokoh Ana ini subtle, kesempatan untuk mengulik sesuatu yang berbeda, aku belum pernah dapat karakter yang seperti ini. Dengan karakter yang subtle seperti ini, sampai nggak pesannya lewat karakter? Karena it takes a lot untuk menjadi Ana.” Ujar Putri Ayudya. Menurutnya juga, sang sutradara tidak mendikte aktor-aktornya. Martin membiarkan para pemain untuk berkembang menemukan representasi terbaik untuk tokoh wanita dengan masing-masing permasalahannya karena ada beberapa wanita yang digambarkan dalam film ini. Ia juga menuturkan bahwa film ini menjadi challenge baginya ia akan memiliki lawan main aktor Hollywood yaitu Andrew Howard yang sebelumnya bermain dalam film Two Distant Stranger dan juga film Tenet.
 
Putri Ayudya dan Martin East
Putri Ayudya dan Martin East
 
Selain berfokus pada karakter Ana yang diperankan oleh Putri Ayudya, karakter Tika juga akan mendukung film ini dengan gambaran pergelutannya sebagai wanita memiliki pasangan orang asing. Tokoh Tika akan diperankan oleh Anja Ariella, aktris pendatang baru yang sebelumnya pernah menjadi finalis Putri Indonesia 2019 dan terlibat dalam Kucumbu Tubuh Indahku garapan Garin Nugroho. Menurut Anja, wanita Indonesia yang memiliki pasangan orang Asing biasanya dianggap settle dan bahagia karena pandangan white supremacy. Namun dalam realitanya, mereka juga memiliki struggling tersendiri dan film ini ingin memperlihatkan sisi tersebut.
 
Selain Putri Ayudya dan Anja Ariella, film ini juga diperkuat oleh performa aktris-aktris yang berasal dari teater. Dan terciptalah ansambel aktris junior dan senior yang sangat berdedikasi dan bekerja keras untuk karakternya. Aktris-aktris ini dinilai oleh sutradara Martin East memiliki performa yang baik dan memiliki passion yang tinggi pada seni peran. Sehingga karakter-karakter mereka yang tercipta dan digambarkan dinamis dan effortless. //Ril

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel