POPULER

 Kampanye Budaya Bersih dan Sehat kepada Siswa SD Lewat Aktifitas Seni

Kampanye Budaya Bersih dan Sehat kepada Siswa SD Lewat Aktifitas Seni

WARTAJOGLO, Solo - Keceriaan terpancar di wajah puluhan siswa SD Wonowoso, Mojosongo, Surakarta saat mereka mengikuti kegiatan Kampanye Budaya Bersih dan Sehat. Yang diselenggarakan oleh tim dosen dan mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta pada Selasa (23/11) siang. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Hibah Kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) melalui Partisipasi Masyarakat pada tahun 2021. Yang merupakan bagian dari kerja sama KemenkoPMK dan Forum Rektor Indonesia. 

Seorang mahasiswa tengah memantau aktifitas siswa SD Wonowoso yang sedang mewarnai gambar

Event kreatif ini merupakan kolaborasi antara pihak kampus, sekolah dan komunitas seperti Komunikotavisual dan Istana Dongeng Nusantara. Yang mana diisi dengan beragam kegiatan rekreasi dan edukasi,  yakni mewarnai gambar dan mendengarkan dongeng. Untuk mewarnai gambar dipilih tema selalu waspada dan tangguh hadapi pandemi dengan pola hidup bersih dan sehat serta mematuhi prokes.

Raditya, salah satu siswa kelas III terlihat asyik dalam mewarnai gambar yang bertema seputar prokes ini. Begitu juga siswa yang lain dengan semangat menuangkan goresan sehingga diharapkan dari event kreatif dapat memberi pesan edukasi kepada siswa untuk selalu patuh dan menjaga kesehatan.

Di sela-sela aktifitas mewarnai, juga diadakan sesi mendongeng oleh Kak Tarwo dari Komunitas Dongeng Istana Nusantara yang membuat gelak tawa siswa dengan melihat olah vokal dan tubuh yang menyesuaikan alur cerita tentang kisah serangga dan menjaga kebersihan.

Materi gambar yang sudah disediakan oleh tim mahasiswa  ini berisi pesan ataupun info seputar Covid-19. Seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, jaga jarak, dan informasi lainnya, yang digambarkan dengan ilustrasi gaya kartun yang dekat dengan karakter anak-anak.

"Kami akan memberikan penghargaan sebagai apresiasi kepada siswa didik dalam mengembangkan bakat khususnya di bidang seni rupa nantinya. Serta tetap menjalankan pola hidup sehat, menerapkan prokes baik di sekolah maupun di rumah, sesuai semangat Gerakan Nasional Revolusi Mental yang sedang digalakkan ini," jelas Rimaharti Dyah Astuti, S. Pd, Kepala SD Wonowoso saat ditemui di sela-sela kegiatan. 

Dari karya ini akan dipilih sebanyak 10 (sepuluh) karya mewarnai sebagai karya terbaik yang mendapatkan piagam penghargaan dan satu set alat tulis. Penyerahan penghargaan diberikan oleh dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta, guru, dan kepala sekolah yang diakhiri sesi foto bersama.

"Kegiatan ini sangat baik dalam mengenalkan prokes yang benar kepada siswa melalui aktifitas seni sehingga anak merasa terbebas," ujar Alya Nur Fadila, salah satu panitia mahasiswa. //Lis

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel