POPULER

Pemilik Sibuk Temui Sales, Toko Kelontong Dibobol Maling Rokok

Pemilik Sibuk Temui Sales, Toko Kelontong Dibobol Maling Rokok

WARTAJOGLO, Boyolali  - Aksi pencurian terjadi di sebuah toko kelontong milik wanita bernama Atik, warga Kampung Driyan, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan/Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Aksi yang terjadi pada Selasa (23/11) siang itu, dilakukan oleh seorang pria setengah baya. Di mana aksi pria itu terekam kamera CCTV, dan sedang mencuri rokok seniali Rp. 2 juta. 

Pada rekaman kamera CCTV tersebut, terlihat pelaku yang berjalan kaki dengan membawa kantong plastik, masuk ke dalam toko dan langsung menuju etalase rokok. Dengan santai pria itu mengambil rokok untuk dimasukkan ke kantong plastik miliknya. Setelah menguras isi etalase pelaku selanjutnya keluar dari toko.

Atik menunjukkan rekaman CCTV kejadian pencurian di tokonya

Menurut keterangan Atik, peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang menemui sales. Setelah itu melihat etalase tempat rokok sudah kosong lalu menanyakan kepada anaknya, dan membuka rekaman CCTV ternyata ada pria paruh baya yang mengambil.

"Yang terekam kamera CCTV, seorang pria paruh baya memakai kemeja putih celana warna hitam, mondar-mandir dengan santainya langsung masuk ke toko, kemudian mengambil rokok di etalase. Rokok yang dicuri ditaruh di kantong plastik warna merah, setelah berhasil ambil rokok langsung kabur arah ke barat," ujar Atik saat dimintai konfirmasi pada Rabu (24/11) siang.

Ia menjelaskan, dalam rekaman CCTV berdurasi 3 detik, pria paruh baya seakan-akan mau membeli rokok dan langsung melihat barang di toko sambil melihat situasi. Begitu dirasa aman dia langsung menguras rokok, dan setelahnya langsung pergi.

"Kebetulan pas waktu itu, saya sedang menemui sales  tiba-tiba anak saya ngomong kalau ada bapak-bapak mengambil rokok di etalase. Tak lama kemudian, saya kaget setelah rokok yang akan dijual raib. Kalau dihitung nilainya sekitar Rp. 2 jutaan," jelasnya.

Kejadian ini sudah terjadi dua kali dan pemilik juga enggan untuk melaporkan kasus tersebut ke polisi. Namun korban langsung mengunggah rekaman CCTV itu di Grup sosial media (sosmed) RT setempat. Warga lantas berusaha mengejar pelaku tapi tidak berhasil. //Mul

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel