POPULER

Viral..! Saling Kebut-kebutan di Jalan, 2 Sopir Bus Jurusan Solo - Semarang Diamankan Polisi

Viral..! Saling Kebut-kebutan di Jalan, 2 Sopir Bus Jurusan Solo - Semarang Diamankan Polisi

BOYOLALI - Sempat viral di media sosial, video dua buah bus jurusan Solo - Semarang yang kebut-kebutan di ruas jalan wilayah Boyolali, langsung ditanggapi pihak yang berwenang.

Dua bus yang teridentifikasi dari PO Muncul dan PO Safari tersebut tampak melaju kencang dan tidak mau saling mengalah saat melintas di jalanan Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. 

Peristiwa itu sendiri disebutkan terjadi pada Rabu 14 September 2022 siang. Sementara videonya baru diunggah oleh akun instagram @blusukanampel pada Sabtu 19 September 2022.

Aksi kedua pengemudi bus tersebut tentu saja membuat resah, karena apa yang dilakukannya bisa membahayakan pengguna jalan yang lain.

Karena itulah pihak kepolisian lantas memanggil kedua pengemudi untuk dimintai keterangan di Satlantas Polres Boyolali.

Tampak dua bus yang saling adu kecepatan di ruas jalan wilayah Ampel, Boyolali

Atas kejadian tersebut, kedua pengemudi bus di kenai saksi tilang dan masing masing pengemudi untuk membuat surat pernyataan  yang berisi tidak lagi mengulangi  perbuatanya.

“Ya, kedua sopir ini saling mengenal dan dia sering ngopi bareng, dan saat ditanya tidak ada masalah apa-apa. Mereka dikenakan saksi tilang dan diminta untuk membuat surat pernyataan,” jelas AKP Abdul Mufid, Kasatlantas Polres Boyolali, pada Rabu 21 September 2022.

Menurut Kasatlantas, kedua pengemudi tersebut saling kejar dan mendahului karena ingin berebut penumpang di wilayah pasar Ampel. 

Hal ini dilakukan karena menurut pengakuan mereka saat ini penumpang mulai sulit didapat.

“Ya, mereka saling kejar, dan saling mendahului ingin cepat cepat sampai Ampel. Dia mengaku, saat ini penumpang lagi sulit,” lanjut Abdul.

Kasatlantas mengimbau kepada para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat serta para komunitas kendaraan, untuk hati-hati dalam mengendara kendaraanya. Sebab, saat ini di Boyolali angka lakalantas sangat tinggi.

“Sebenarnya kami sudah berusaha melakukan sosialisasi terhadap para komunitas, pengendara bus dan Organda. Dan kami juga masuk ke sekolah memberikan imbauan terkait pentingnya keselamatan di jalan umum,” pungkasnya. //Mul

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel