POPULER

Bangkitkan Kembali Optimisme Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Jazz Goes to Kotatua 2022

Bangkitkan Kembali Optimisme Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Jazz Goes to Kotatua 2022

WARTAJOGLO, Jakarta - Unit Pengelola Kawasan Kotatua, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta mengadakan festival musik Jazz Goes to Kotatua 2022 untuk membangkitkan kembali daya tarik Kotatua sebagai tempat wisata ikonis di Jakarta.

Acara ini diselenggarakan pada 16 Oktober 2022 mulai pukul 15.30 WIB hingga pukul 23.00 WIB di Taman Fatahillah, Kotatua Jakarta Barat dan dapat dinikmati secara gratis. 

Para pengisi acara terdiri dari beragam musisi jazz terbaik Indonesia seperti Danilla Riyadi, Calvin Jeremy, Citra Scholastika, Rieka Roslan, Mocca, Ten2Five, Endah N Rhesa, Sekaranggi dan Skastra. Penonton dapat menikmati alunan musik jazz diiringi indahnya suasana senja dan malam hari di kawasan Kotatua yang menarik.

Penampilan salah seorang pengisi acara di event Jazz Goes To Kotatua 2022

Kotatua telah mengalami kunjungan yang terus menurun karena pandemi yang melanda Indonesia. Dari data Unit Pengelola Kawasan Kotatua, jumlah pengunjung sebelum pandemi di tahun 2019, wisatawan mancanegara sebanyak 92.269 orang dan wisatawan nusantara sejumlah 5.848.808 orang. Penurunannya di tahun 2021 cukup tajam, yakni wisatawan mancanegara menjadi 2.832 orang dan wisatawan nusantara hanya 205.440 orang.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, Kawasan Kotatua menjadi salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Sebagai salah satu destinasi wisata yang ikonis di Jakarta, kawasan Kotatua ini punya daya tarik tinggi bagi para wisatawan dalam negeri dan mancanegara. Acara ini diselenggarakan untuk memulihkan kembali geliat pariwisata dan meningkatkan jumlah pengunjung ke kawasan Kotatua. Dengan begitu diharapkan dapat berdampak baik bagi perekonomian kawasan, para pelaku seni, dan pelaku industri pariwisata di kawasan Kotatua khususnya yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Dedy Tarmizi, Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kotatua. 

Festival musik tentu menjadi acara yang menarik bagi para wisatawan karena tingginya antusiasme para pencinta musik di masyarakat. UPK Kotatua akan mendukung penuh beragam upaya penyelenggaraan acara untuk terus meningkatkan optimisme serta geliat pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Kotatua.

“Dengan diadakannya acara Jazz Goes to Kotatua 2022 kami ingin membangkitkan kembali semangat para pelaku usaha di sekitar kawasan Kotatua. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa optimis di kalangan pelaku usaha dan mendorong mereka untuk menggiatkan kembali aktivitas bisnis yang dijalankan. Sehingga omzet mereka dapat berangsur meningkat, serta roda perekonomian akan terus bergerak, pulih, dan menguat,” ujar Dedy Tarmizi, Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kotatua.

Saat kasus pandemi masih tinggi dan belum terkendali seperti sekarang, acara musik memang nyaris tidak pernah diselenggarakan. Festival musik bukan hanya dinantikan oleh penonton, tapi pastinya juga ditunggu oleh para musisi. 

Dengan diadakannya acara Jazz Goes to Kotatua 2022 para musisi bisa kembali berkarya, menyalurkan kreativitas mereka dan menghibur para penggemarnya. Sehingga dapat menjadi ajang untuk melepas kerinduan antara para penggemar musik dengan para musisi untuk kembali saling menikmati keseruan bersama dalam ajang festival musik. 


Para Pengisi Acara

Danilla Riyadi

Dalam bermusik, selain bernyanyi, Danilla Riyadi juga menulis lagi. Perempuan kelahiran 13 Februari 1990 ini telah mengeluarkan 4 album yaitu Telisik (2014), Lintasan Waktu (2017), Fingers (mini album, 2019) dan yang terbaru yaitu Pop Seblay (2022). Tahun 2021 ia memenangkan ajang Anugerah Musik Indonesia untuk 2 kategori yaitu Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Urban Terbaik dan Karya Produksi Kolaborasi Terbaik untuk lagu "Don't Touch Me", karyanya yang berkolaborasi dengan Marion Jola & Ramengvrl.



Calvin Jeremy

Musisi kelahiran 6 Mei 1992 ini sudah merilis 3 album sejak tahun 2010, yaitu Selamanya (2010), Calvin Jeremy atau self titled (2012) dan Nostalgia (2018). Selain musisi, ia juga seorang aktor. Ia berperan sebagai Kibo di film Terlalu Tampan (2019) dan sebagai Anton di film KKN di Desa Penari (2022).

Citra Scholastika

Citra Scholastika yang lahir pada 5 Juni 1994 ini mulai dikenal sebagai penyanyi setelah ia menjadi Runner-up di ajang Indonesian Idol musim keenam pada tahun 2010. Ia telah merilis 3 album yaitu Pasti Bisa (2013), Tuhan Melihat Hati (2014), dan Love & Kiss (2015), serta sejumlah album kompilasi. Ia juga telah banyak mengeluarkan single, salah satunya yang paling terkenal adalah “Everybody Knew”. Tahun 2020 ia memenangkan ajang Anugerah Musik Indonesia untuk kategori Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik melalui karyanya yang berjudul "Serta-Mu".

Rieka Roslan

Rieka Roslan dikenal sejak menjadi vokalis grup musik The Groove yang terbentuk tahun 1997. Perempuan kelahiran 23 Januari 1970 ini memutuskan keluar dari The Groove di tahun 2004 karena ingin bersolo karier. Sebagai penyanyi solo, ia telah merilis 4 album yaitu Mata Ketiga (2005), Bercerita (2006), Triangle of Life (2008) dan Rendezvous (2012). Ia 2 kali memenangkan Anugerah Musik Indonesia. Yaitu di tahun 2009 sebagai Artis Jazz Vokal Terbaik untuk lagunya yang berjudul "Wanita" dan di tahun 2013 untuk kategori Duo/Grup/Kolaborasi Jazz Terbaik melalui lagu berjudul "Juwita Cintaku" bersama Maliq & D'Essentials.

Mocca

Mocca merupakan grup musik asal Bandung yang beranggotakan Riko Prayitno (gitar), Arina Ephipania (vokal dan flute), Achmad Pratama (bass), dan Indra Massad (drum). Debut album mereka My Diary (2002) dengan lagunya seperti "Secret Admirer", “I Remember” dan "Me and My Boyfriend" menjadi hits pada masanya. Setelah album tersebut, Mocca merilis album lainnya di antaranya Friends (2004), Colours (2007), Home (2014), Lima (2018) dan Day By Day (2020).

Ten2Five

Ten2Five merupakan grup musik asal Jakarta yang saat ini beranggotakan Imel (vokal), Arief (bas), Ardhy (gitar), dan Thomas (drum). Album I Will Fly yang rilis tahun 2004 sukses di pasaran. Terhitung sudah 9 album utama yang dibuat dan ada 1 album untuk soundtrack film Me vs High Heels (2005). Karya terbaru mereka adalah single berjudul “Sirna” yang rilis di tahun 2022.

Endah N Rhesa

Endah N Rhesa merupakan duo musisi Indonesia yang beranggotakan Endah Widiastuti (vokal dan gitar) dan Rhesa Aditya (bass). Endah N Rhesa telah merilis 5 album dan 5 EP (extended play atau mini album). “When You Love Someone” menjadi salah satu lagu mereka yang paling popular. Berturut-turut mereka memenangkan Anugerah Musik Indonesia untuk kategori Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik, yaitu di tahun 2017 untuk karyanya “Ruang Bahagia” (soundtrack film Athirah) dan tahun 2017 untuk lagu “Menua Bersama”. //Lis

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close