POPULER

Ribuan Mahasiswa Unisri Surakarta Diterjunkan 2 Kabupaten, Ternyata Ini yang akan Dilakukan

Ribuan Mahasiswa Unisri Surakarta Diterjunkan 2 Kabupaten, Ternyata Ini yang akan Dilakukan

WARTAJOGLO, Solo - Sedikitnya 1.119 mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta diterjunkan di lima kecamatan di dua kabupaten, yakni Sukoharjo dan Boyolali.

Ribuan mahasiswa ini diterjunkan dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang menjadi bagian dari program perkuliahan mereka.

Adapun lima kecamatan yang menjadi tujuan dari para mahasiswa ini antara lain Kecamatan Andong, Sambi, dan Simo di Kabupaten Boyolali serta Kecamatan Polokarto dan Tawangsari di Kabupaten Sukoharjo.

Dalam penyerahan mahasiswa KKN di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Rektor Unisri Prof Dr Sutoyo menyampaikan, mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja nyata atau KKN terdiri dari 6 fakultas.

Para mahasiswa KKN Unisri saat berada di Kantor Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo

Yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Dosial dan Ilmu Politik, Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Teknologi dan Industri Pangan.

Dikatakannya bahwa KKN merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa, yang harus dijalankan dan harus lulus dengan jumlah 3 SKS.

Artinya, mahasiswa harus serius dalam menjalankan KKN, karena merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi, khususnya darma pengabdian bagi masyarakat. 

"Harapannya nanti mahasiswa bersama masyarakat, berkolaborasi untuk mengatasi persoalan-persoalan di masyarakat. Sehingga masyarakat di Kecamatan Pololarto ini bisa mengalami peningkatan dalam berbagai hal," kata Prof Dr Sutoyo dalam sambutan.

Oleh karena itu, kata rektor, mahasiswa harus serius melaksanakan KKN meskipun mahasiswa bukan segalanya, sebab mahasiswa juga ada keterbatasan. 

"Harapan dari universitas, mahasiswa bisa bekerja sama dengan masyarakat yang akan didampingi oleh Pak Lurah dan perangkat desa, dalam pengabdian dirinya," lanjut rektor.

KKN akan dilaksanakan selama 40 hari, sehingga masuk di bulan Agustus yang pasti banyak kegiatan. 

"Maka kami berharap para mahasiswa betul-betul bisa berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat yang diselenggarakan di bulan Agustus," imbuh rektor.

Karena jumlah mahasiswa cukup banyak, kata dia, maka pelaksanaan penyerahaan dilakukan dengan apel akbar. 

"Ini punya makna bahwa mahasiswa harus disiplin, harus punya semangat dalam mengabdikan diri dalam masyarakat. Karena itu ikuti semua kegiatan jangan manja," tandasnya.

Sementara itu, Camat Polokarto, Heri Mulyadi mengucapakan selamat datang dan menyambut baik mahasiswa KKN yang sudah secara resmi diserahkan oleh rektor Unisri Prof Dr Sutoyo.

Dan setelah mahasiswa KKN diterima di Polokarto, kata Heri Mulyadi, otomatis kewenangan dan tanggung jawab ada di wilayah kerja kecamatan Polokarto.

"Untuk itu kami berharap pada semua mahasiswa KKN sejumlah 238 mahasiswa, nanti saat kembali harus sama," kata Camat. 

Lebih lanjut dia menambahkan, masa 40 hari KKN di Polokarto, para mahasiswa harus berbaur dengan masyarakat di 17 desa dan di pemerintahan Kecamatan Polokarto. 

Adat istiadat, budaya dan kebiasaan-kebiasaan yang berbeda di Polokarto harus didukung. Karena itu pihaknya berharap mahasiswa segera beradaptasi.

Dikatakan, selama melakukan program kerja di pemerintahan Kecamatan Polokarto, mahasiswa KKN harus berkoordinasi dengan kepala desa dan perangkat. Ada Babinsa, Babinkabtibmas yang semua harus dikoordinasikan.

Dengan begitu pekerjaan dan program kerja yang dilaksanakan bisa terpantau dan terorganisir. Agar semua bisa berjalan lancar, dan apa yang menjadi tujuan KKN dalam pengabdian masyarakat dapat dirasakan pemerintahan desa dan masyarakat.

"Mendekati Hut RI ke-78 tentu banyak kegiatan di pemerintahan kecamatan maupun pemerintahan desa. Selama 40 hari, kalian akan mendapatkan ilmu yang tidak di dapat di bangku kuliah. Untuk itu angkat potensi- potensi yang ada dan pengabdian-pengabdian yang bisa disampaikan dan diberikan pada masyarakat. Berikan yang terbaik bagi masyarakat di Polokarto," katanya. //Bang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close