POPULER

KPH Adp Poerbodiningrat: Gibran Punya Bekal untuk jadi Pemimpin

KPH Adp Poerbodiningrat: Gibran Punya Bekal untuk jadi Pemimpin

WARTAJOGLO, Solo - Sebagai calon wakil presiden, pandangan miring dan cibiran kerap diarahkan kepada Gibran Rakabuming Raka. Salah satunya terkait kesan dipaksakannya Wali Kota Surakarta itu untuk maju dalam pencalonan, karena dipandang belum waktunya.

Pandangan ini tentu saja dibantah oleh para pendukung putra sulung Presiden RI Joko Widodo tersebut, yang memandang bahwa sosok Gibran tetap qualified sebagai calon wakil presiden.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh politisi senior Partai Golkar asal Kota Solo, RM Kusrahardjo atau yang juga dikenal dengan nama KPH. Adp. Poerbodiningrat.

KPH Adp Poerbodiningrat saat memberi sambutan dalam peringatan ulang tahunnya yang ke-80

Menurut Kusrahardjo, Gibran adalah sosok yang sudah disiapkan untuk jadi seorang pemimpin. Jadi salah bila ada orang yang memandang bahwa dia belum waktunya.

"Gibran itu anak presiden. Tentu saja dia sudah disiapkan untuk jadi seorang pemimpin. Dan nyatanya dia jadi wali kota Solo," ujarnya saat ditemui dalam acara peringatan hari lahirnya yang ke-80 di Ndalem Carikan kawasan Jalan Gajah Suranto, Kota Solo pada Kamis 7 Desember 2023.

Lebih jauh Kusrahardjo menjelaskan bahwa sebagai anak seorang pemimpion dalam hal ini presiden, tentu berbagai hal telah ditanamkan pada diri sosok Gibran.

Hal itu seperti halnya yang dilakukan para raja termasuk Kasunanan Surakarta Hadiningrat terhadap putra mahkota mereka.

"Putra mahkota raja itu sejak masih kecil pasti sudah dibekali dengan berbagai macam hal, baik itu ilmu pengetahuan maupun tata krama. Jadi begitu dewasa, dia sudah siap menggantikan sang ayah menjadi raja," lanjut Kusrahardjo.

Demikian juga dengan Gibran, yang sudah dikenal Kusrahardjo sejak sebelum jadi wali kota.

Saat pertemuan pertamanya di rumahnya jelang diusung jadi wali kota, Kusrahardjo langsung bisa menangkap bahwa Gibran adalah sosok yang memiliki kapasitas sebagai seorang pemimpin. Karena itulah diapun memberi dukungan.

"Gibran ini orangnya sopan, tidak banyak omong, sederhana. Dan saat itu dia datang ke sini untuk meminta dukungan saat maju sebagai wali kota," ungkap pria yang juga Pangarsa Paguyuban Darah Dalem PB VIII ini.

Dari gambaran itulah, maka sebagai politisi partai berlambang pohon beringin, dirinya sangat mendukung saat partainya ikut mencalonkan Gibran sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Sedangkan terkait pro kontra yang terjadi di masyarakat, menurut Kusrahardjo hal itu sudah biasa dan bukan halangan baginya untuk mendukung Gibran.

Sebab dia yakin Partai Golkar dan para partai pendukung yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju tentu sudah memiliki pertimbangan tersendiri, saat mengusung Gibran.

"Saya yakin Partai Golkar dan yang lainnya sudah memiliki pertimbangan tersendiri untuk mengusung Gibran sebagai wakil Prabowo," tandasnya.

Kusrahardjo sendiri merupakan mantan Ketua DPD Partai Golkar Surakarta, yang kini posisinya digantikan oleh Sekar Krisnauli Tandjung.

Dia menyerahkan kedudukannya kepada putri bungsu Akbar Tandjung tersbeut karena melihat potensi anak muda yang lebih besar untuk membesarkan partai Golkar, terutama di Solo.

"Saat ini wali kota Solo anak muda, Raja Mangkunegara juga muda, ketua Partai Golkar Solo juga anak muda. Semoga ke depan, di tangan para anak muda ini Kota Solo serta negara kita jadi semakin maju," ujar Kusrahardjo saat memberikan sambutan dalam peringatan hari lahirnya.

Dalam perayaan yag digelar secara sederhana tersebut, ratusan tamu terlihat hadir untuk memberikan ucapan selamat, termasuk Akbar Tandjung bersama istri dan sang putri, serta KGPH Tedjowulan beserta para kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat. //Bang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close