POPULER

Angkat Filosofi Werkudara dan Kresna, Kusumo Putro Tegaskan Tekadnya jadi Calon Wakil Wali Kota Solo

Angkat Filosofi Werkudara dan Kresna, Kusumo Putro Tegaskan Tekadnya jadi Calon Wakil Wali Kota Solo

WARTAJOGLO, Solo - Kekayaan budaya yang dimiliki Kota Solo, mendorong Dr BRM. Kusumo Putro, SH, MH bertekad untuk terus menghidupkannya dengan mewujudkan semangat The Spirit of Java. 

Untuk itulah dia menunjukkan keseriusannya untuk mencalonkan diri sebagai calon wakil wali kota Surakarta, guna bisa mewujudkan cita-citanya itu.

Pria yang juga Ketua Umu Forum Budaya Mataram inipun menunjukkan keseriusannya dengan mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon wakil wali kota Surakata ke sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta pada Sabtu 11 Mei 2024.

Dr. BRM. Kusumo Putro, SH, MH, usai menyerahkan kembali formulir pendaftaran sebagai calon wakil wali kota Surakarta

Pengembalian formulir tersebut bukanlah proses yang biasa. Kusumo Putro yang mengenakan baju lurik dan blangkon tiba di kantor sekretariat DPC PDIP Surakarta dengan diiringi oleh ratusan pendukungnya yang menggelar kirab budaya. 

Mereka berjalan dari Pasar Pucang Sawit menuju kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan dengan penuh semangat, memakai berbagai kostum yang melambangkan kekayaan tradisi Jawa, seperti kostum tokoh wayang, warok, hingga prajurit keraton.

Kedatangan Kusumo Putro di sekretariat DPC PDIP Surakarta disambut oleh Paulus Haryoto selaku Ketua Tim Penjaringan dan Pemenangan Pilkada DPC PDIP Surakarta. 

Paulus menjelaskan bahwa meskipun pengembalian formulir telah dilakukan, keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua DPP PDIP. 

"Perlu saya jelaskan bahwa penjaringan ini bersifat kompetisi, di mana keputusan akhir tetap di tangan DPP dan Ketua Umum. Jadi nantinya nama Mas Kusumo akan masuk dalam survei internal yang digelar DPP," jelas Paulus saat menerima kembali formulir pendaftaran Kusumo.

Survei yang dilakukan DPP PDIP akan menjadi penentu utama apakah Kusumo Putro akan mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum (Megawati Soekarnoputr) untuk maju sebagai calon wakil wali kota Surakarta.

Terkait hal ini, Kusumo mengaku siap dengan segala konsekuensi yang harus dihadapi. 

"Tekad saya adalah untuk mewujudkan Kota Solo sebagai The Spirit of Java. Yang mana dalam kirab budaya yang saya bawa, hal itu merupakan simbol keberagaman serta kerukunan yang selalu kita jaga di Kota Solo," jelas Kusumo saat ditemui usai penyerahan formulir.

Dalam kirab budaya yang mengiringinya, ada dua sosok tokoh pewayangan yang mengispirasi Kusumo sebagai calon wakil wali kota. Dua tokoh itu adalah Werkudara atau Bima serta Bathara Kresna. 

"Werkudara adalah simbol keberanian, di mana sebagai seorang pemimpin, kita harus berani menanggung segala resiko apapun. Sedangkan Kresna adalah simbol dari kewibawaan. Di mana seorang pemimpin harus tegas, tidak tebang pilih untuk mengatakan mana yang benar dan mana yang salah," ungkap pria yang juga seorang pengacara ini.

Keberanian ini juga yang menguatkan komitmen Kusumo untuk tetap ikut membesarkan Kota Solo andai dirinya tidak mendapat rekomendasi dari pusat.

"Saya mohon doa restunya agar mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk menjadi calon wakil wal Kota Surakarta. Untuk itu saya berjanji kepada Tuhan dan bumi Kota Solo untuk memakmurkan warga kota ini. Serta akan terus berusaha untuk melestarikan kekayaan budaya yang ada di kota Solo. Karena itu seandainya saya tidak mendapat rekomendasi, maka saya akan tetap berbesar hat5i untuk menerimanya. Dan saya akan titip kepada para pemimpin di Kota Solo yang akan datang untuk selalu menjaga kekayaan budaya, keberagaman serta kerukunan yang ada di Kota Solo," tandas Kusumo. //Bang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close