TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

UNS dan NEO Solo Grand Mall Ciptakan Ruang Inklusif Penuh Karya di Hari Disabilitas Internasional 2025

Universitas Sebelas Maret (UNS), melalui Himpunan Mahasiswa Pendidikan Luar Biasa (PLB) FKIP UNS, sukses menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025

WARTAJOGLO, Solo – Semangat inklusivitas dan kesetaraan bergaung kuat di Solo Raya. Universitas Sebelas Maret (UNS), melalui Himpunan Mahasiswa Pendidikan Luar Biasa (PLB) FKIP UNS, sukses menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 dengan sentuhan istimewa.

Bukan di kampus, perayaan tahun ini justru mengambil lokasi yang sangat strategis dan ramai yakni di Main Atrium NEO Solo Grand Mall pada Minggu 16 November 2025. 

Kolaborasi unik ini berhasil mengubah pusat perbelanjaan menjadi panggung megah yang inklusif, tempat anak-anak disabilitas dari seluruh Solo Raya dapat tampil, berkarya, dan menunjukkan kapasitas terbaik mereka di hadapan ribuan pengunjung mal.

Meskipun HDI secara global diperingati setiap 3 Desember, UNS telah merangkai acara ini dalam tiga fase besar yang sarat makna.

Aksi Awal dimulai dengan kegiatan di area Car Free Day (CFD) yang fokus pada edukasi, seperti pembelajaran bahasa isyarat Bisindo dan huruf Braille.

Berikutnya rangkaian dilanjutkan dengan acara inti yang menarik perhatian, yaitu Parade Lomba di NEO Solo Grand Mall. 

Acara ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang pameran karya dan pentas seni anak-anak SLB yang penuh percaya diri.

Puncak perayaan yang dinantikan akan ditutup dengan acara Semarak Gebyar HDI di Mangkunegaran, menjanjikan penutupan yang meriah dan berkesan.

Antusiasme publik terhadap kegiatan di mal ini sangat tinggi. Salma Dhiyaa Faiza, perwakilan panitia HDI UNS 2025, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sambutan hangat pengunjung.

"Kami berharap para pengunjung NEO Solo Grand Mall dapat lebih aware dan memahami keberadaan anak-anak disabilitas di Solo Raya. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat langsung kreativitas, kemampuan, dan kepercayaan diri mereka," ujar Salma.

Salma juga secara khusus memuji dukungan dari pihak venue, dengan menyebutkan bahwa Atrium NEO Solo Grand Mall sangat inklusif, ramah disabilitas, dan fasilitas yang disediakan benar-benar memudahkan anak-anak merasa diterima.

Kebanggaan juga disampaikan oleh Public Relations NEO Solo Grand Mall, Elvira Dyahajeng Syavala.

"NEO Solo Grand Mall sangat bangga dapat menjadi tuan rumah acara yang mengangkat semangat kesetaraan dan inklusivitas. Kami berkomitmen untuk terus memberikan fasilitas terbaik bagi seluruh komunitas, termasuk kegiatan edukatif dan sosial seperti HDI," jelas Elvira.

Kolaborasi antara akademisi (UNS) dan ruang publik (NEO Solo Grand Mall) dalam perayaan HDI 2025 ini menjadi contoh nyata bagaimana lingkungan yang ramah disabilitas dapat diwujudkan dengan mudah. 

Sehingga diharapkan langkah ini akan memperluas kesadaran masyarakat dan membuka lebih banyak lagi ruang bagi anak-anak disabilitas untuk berkarya, berinteraksi, dan tampil percaya diri di ruang publik. //Bang

Type above and press Enter to search.