![]() |
| Puspo Wardoyo (tengah) menyerahkan secara simbolis paket bantuan makanan cepat saji kepada Menko pangan Zulkifli Hasan, untuk disalurkan kepada korban bencana Sumatra |
WARTAJOGLO, Sukoharjo - Upaya penanganan bencana di berbagai wilayah Sumatra terus diperkuat melalui distribusi bantuan yang cepat dan tepat sasaran.
Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pengiriman 10.000 paket makanan siap saji oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada Jumat, 2 Januari 2026.
Bantuan tersebut menjadi bukti sinergi kuat antara pemerintah dan sektor swasta dalam merespons kondisi darurat kemanusiaan.
Kali ini, Kemenko Pangan bekerja sama dengan PT Halalan Thayyiban Indonesia (HATI), perusahaan yang dikenal memproduksi makanan siap saji berkualitas tinggi dan higienis.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Owner PT HATI, Puspo Wardoyo, kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dan disaksikan langsung oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
“Makanan siap saji ini sangat relevan untuk kondisi darurat. Praktis, higienis, dan bernilai gizi tinggi,” ujar Zulkifli Hasan. Ia menegaskan bahwa dalam situasi bencana, kebutuhan utama korban bukan hanya pangan, tetapi makanan yang siap dikonsumsi tanpa proses memasak yang rumit.
Menurutnya, keunggulan utama makanan siap saji terletak pada kemudahan distribusi dan penyajiannya. Produk tersebut telah dikemas secara steril, memiliki daya simpan panjang, serta dapat langsung dikonsumsi kapan saja.
“Ini sangat membantu, apalagi di daerah terdampak yang sulit air, listrik, atau peralatan memasak,” ujarnya.
Zulkifli juga menilai inovasi pangan seperti ini layak menjadi standar bantuan darurat nasional. Ia mendorong agar ke depan lembaga seperti BNPB dan Kementerian Sosial semakin memanfaatkan produk pangan siap saji dalam penanganan bencana.
Senada dengan itu, Puspo Wardoyo menjelaskan bahwa bantuan 10.000 paket makanan siap saji ini merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan Wong Solo Group untuk terus hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.
Setiap paket dirancang sebagai makanan lengkap (full meal) yang berisi lauk pauk bergizi seperti telur dan daging.
“Ini makanan yang benar-benar siap makan, aman, bergizi, dan bisa langsung dikonsumsi dalam kondisi darurat. Tidak perlu dimasak, tidak ribet,” jelasnya.
Jadi Solusi Efektif untuk Korban Bencana, Kemenko Pangan Gandeng PT HATI Kirim Bantuan Makanan Cepat Saji ke Sumatra https://t.co/joZPuD8iMv
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) January 2, 2026
Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya juga telah menyalurkan 15.000 paket makanan siap saji untuk korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatra.
Menurutnya, karakter makanan siap saji yang praktis, tahan lama, dan mudah didistribusikan menjadikannya solusi ideal dalam situasi krisis. //SIk
