TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

"Smart Stroke", Inovasi Unggulan Mahasiswa UMS yang Hadirkan Solusi Cerdas bagi Pasien Stroke

Mahasiswa UMS menciptakan inovasi Smart Stroke berbasis smartwatch

WARTAJOGLO, Solo - Tingginya angka kekambuhan pada pasien stroke masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan. 

Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan sebuah terobosan inovatif bernama Smart Stroke.

Ini adalah solusi berbasis smartwatch yang dirancang untuk mendukung proses pemulihan pasien secara berkelanjutan. 

Inovasi ini terbukti unggul hingga berhasil meraih Silver Medal pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025.

Keunggulan utama Smart Stroke terletak pada kemampuannya menggabungkan teknologi wearable dengan pendekatan medis dan keluarga. 

Berbeda dengan pengingat obat konvensional, Smart Stroke tidak hanya mengingatkan pasien untuk minum obat, tetapi juga memantau kepatuhan terapi serta latihan sensorimotor secara teratur. 

Dengan demikian, risiko kelalaian pasien dalam menjalani proses pemulihan dapat ditekan secara signifikan.

Inovasi ini juga unggul dalam aspek keterhubungan. Smart Stroke dirancang agar dapat terintegrasi dengan keluarga dan tenaga kesehatan, sehingga proses pemantauan tidak hanya bergantung pada pasien. 

Keluarga dapat berperan aktif sebagai pendamping, sementara tenaga medis memperoleh data yang membantu evaluasi kondisi pasien secara lebih akurat dan berkelanjutan.

Keunggulan lainnya adalah pendekatan multidisiplin yang menjadi fondasi pengembangan Smart Stroke. 

Tim Synexa yang menginisiasi inovasi ini terdiri dari mahasiswa Informatika, Farmasi, dan Fisioterapi. 

Kolaborasi lintas bidang tersebut memungkinkan Smart Stroke dikembangkan secara komprehensif, mulai dari aspek teknologi, ketepatan penggunaan obat, hingga kesesuaian latihan fisik bagi pasien pasca-stroke.

Salah satu anggota tim, Dani Hendrawan, mengungkapkan bahwa Smart Stroke dirancang sebagai jawaban atas permasalahan nyata di lapangan. 

Banyak pasien pasca-stroke mengalami relaps akibat kurangnya kepatuhan menjalani terapi dan minimnya pendampingan jangka panjang.

“Kami melihat masih banyak pasien stroke yang telah menjalani terapi, namun mengalami kesulitan dalam menjaga keteraturan minum obat dan latihan fisik,” ujar Dani.

Selain berdampak langsung bagi pasien, Smart Stroke juga memiliki keunggulan dari sisi visi pembangunan berkelanjutan. 

Inovasi ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yakni Good Health and Well-Being, karena berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan akses layanan kesehatan berbasis teknologi.

Prestasi yang diraih di ajang internasional menjadi pengakuan atas kualitas dan keunggulan Smart Stroke sebagai inovasi aplikatif di bidang kesehatan. 

Lebih dari sekadar produk teknologi, Smart Stroke hadir sebagai solusi cerdas yang menempatkan pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan dalam satu ekosistem pemulihan yang terintegrasi.

Dengan keunggulan pada aspek teknologi, kolaborasi lintas disiplin, serta dampak sosial yang nyata, Smart Stroke berpotensi menjadi inovasi masa depan dalam pendampingan pasien pasca-stroke, sekaligus membuktikan peran aktif mahasiswa UMS dalam menjawab tantangan kesehatan global. //Sik

Type above and press Enter to search.