![]() |
| PT. KAI Daop 6 menerima audiensi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY) |
WARTAJOGLO, Yogyakarta -Tekat untuk menciptakan transportasi publik yang aman dan terpercaya terus diperkuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta.
Untuk itu, pada Rabu 25 Februari 2026, KAI Daop 6 menerima audiensi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY) di kantornya.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh EVP Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, bersama Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono.
Audiensi ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di lingkungan pekerja KAI Daop 6.
Bambang menegaskan, sebagai perusahaan transportasi publik dengan mobilitas tinggi, KAI memikul tanggung jawab besar dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api, yang sangat bergantung pada kualitas dan integritas sumber daya manusia.
“Sebagai perusahaan transportasi publik dengan mobilitas tinggi, KAI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh insan perusahaan, khususnya pekerja dan frontliner, terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Sinergi dengan BNNP DIY ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan,” ujar Bambang.
Menurutnya, lingkungan kerja yang sehat dan bersih dari narkoba merupakan fondasi utama dalam menjaga standar keselamatan dan pelayanan kepada pelanggan.
Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, mengapresiasi komitmen Daop 6 Yogyakarta dalam mendukung program P4GN.
Ia menilai posisi KAI sangat strategis sebagai moda transportasi massal di wilayah DIY dan sekitarnya.
Kolaborasi ini, lanjutnya, penting untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, baik di lingkungan internal perusahaan maupun dalam ekosistem transportasi publik yang lebih luas.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan edukasi dan sosialisasi kepada pekerja serta frontliner KAI, termasuk pentingnya ketahanan keluarga sebagai benteng utama dalam pencegahan narkoba.
Selain itu, dukungan terhadap program rehabilitasi dan penyelarasan kebijakan internal perusahaan dengan program P4GN juga menjadi perhatian bersama.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menekankan bahwa langkah preventif menjadi kunci menjaga integritas insan KAI.
Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba, KAI Daop 6 Perkuat Sinergi dengan BNNP DIY https://t.co/u4UZREzGxC
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) February 27, 2026
“Keselamatan dan pelayanan prima kepada pelanggan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berintegritas. Melalui kolaborasi ini, kami berharap tercipta sistem pencegahan yang semakin kuat sehingga lingkungan kerja Daop 6 tetap aman, nyaman, dan bebas dari narkoba,” ungkap Feni. //Bang
