![]() |
| Kepala BK SMA Negeri 8 Surakarta, Dwiyanto Ariwibowo menerima tanda apresiasi dari UNISRI Surakarta |
WARTAJOGLO, Solo – Peran sekolah dalam mengantarkan lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi menjadi perhatian Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi tersebut, UNISRI memberikan apresiasi kepada lima SMA/SMK di wilayah Solo Raya yang menjadi penyumbang lulusan terbanyak sebagai pendaftar mahasiswa baru UNISRI tahun akademik 2026/2027.
Apresiasi tersebut diberikan pada Senin 14 September 2026, masing-masing berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Tim Unit Penjaringan Mahasiswa Baru UNISRI.
Lima sekolah yang menerima apresiasi tersebut yakni SMA Batik 2 Surakarta, SMA Negeri 6 Surakarta, SMA Negeri 8 Surakarta, SMA Muhammadiyah 1 Surakarta, dan SMA Negeri Kerjo Karanganyar.
Kepala UPT Penjaringan Mahasiswa Baru UNISRI, Dr. Oka Irmade, S.Pd., M.Pd., mengatakan penghargaan tersebut setidaknya memiliki dua tujuan penting.
Pertama, sebagai bentuk apresiasi UNISRI kepada sekolah yang telah menjadi bagian dari perjalanan para lulusan menuju perguruan tinggi.
“Ada dua poin. Pertama, kami selaku unit yang memiliki tupoksi menjaring mahasiswa baru ingin memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang termasuk Top 5 terbanyak lulusannya masuk UNISRI. Jumlah yang signifikan dan perlu kami apresiasi,” ujarnya.
Namun, menurut Oka, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni. Ada tujuan lain yang ingin dibangun UNISRI, yakni memperkuat hubungan kelembagaan dengan sekolah-sekolah di Solo Raya.
“Melalui kegiatan ini kami bermaksud untuk memupuk peluang-peluang kerja sama, termasuk kemungkinan MOU di kemudian hari,” terang Oka.
Bagi UNISRI, sekolah bukan sekadar ruang pendidikan sebelum mahasiswa memasuki perguruan tinggi. Sekolah juga menjadi mitra strategis dalam memberikan informasi dan membuka wawasan siswa mengenai pilihan pendidikan setelah lulus.
Hal tersebut dirasakan SMA Negeri 8 Surakarta. Kepala BK SMA Negeri 8 Surakarta, Dwiyanto Ariwibowo, mengatakan pihak sekolah secara aktif memberikan alternatif kepada siswa yang belum berhasil masuk perguruan tinggi negeri.
“Kami menyarankan ke anak-anak kami, ketika tidak masuk ke negeri, maka kami mengarahkan untuk masuk ke PTS sebagai alternatif. UNISRI menjadi salah satu tempat kuliah yang kami rekomendasikan,” jelasnya.
Rekomendasi tersebut tidak hanya diberikan secara umum. Dalam sesi konsultasi dengan siswa, pihak sekolah juga turut mengenalkan berbagai program serta keunggulan yang dimiliki UNISRI.
“Pada jadwal siswa konsultasi juga kami sampaikan terkait program dan keunggulan UNISRI,” imbuh Dwiyanto.
Perkuat Sinergi Pendidikan, UNISRI Apresiasi 5 Sekolah Penyumbang Pendaftar Terbanyak https://t.co/SJzxTS37Z9
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) September 16, 2026
Menurutnya, informasi yang cukup menjadi salah satu hal penting bagi siswa dalam menentukan pilihan perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikan menengah.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Tim Penjaringan Mahasiswa Baru UNISRI yang terdiri dari Taufik Sani, S.Pd., M.Pd., Christian Andhika Pramudia, S.I.Kom., M.Kom., dan Muhammad Suyo Kartiko. //Kls
