![]() |
| Wali Kota Surakarta Respati Ardi menunjukkan gerobak wedangan bantuan dari Kalipepe Land |
WARTAJOGLO, Solo – Upaya menggerakkan perekonomian warga melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan Pemerintah Kota Surakarta.
Tak hanya mengandalkan program pemerintah, upaya ini juga melibatkan pihak swasta untuk membuka peluang usaha sekaligus membantu pelaku UMKM agar bisa berkembang.
Salah satu pihak yang turut mengambil bagian dalam gerakan tersebut adalah Kalipepe Land, bagian dari Wong Solo Group milik pengusaha kuliner H. Puspo Wardoyo.
Melalui berbagai bantuan peralatan usaha, Kalipepe Land berupaya mendukung warga Solo yang ingin merintis maupun mengembangkan usaha kecilnya.
Sebelumnya, Kalipepe Land telah menyalurkan bantuan berupa 100 gerobak bakso yang dapat dimanfaatkan untuk berjualan bakso maupun mi ayam.
Bantuan itu kemudian berlanjut dengan pembagian sejumlah gerobak wedangan berbahan stainless steel kepada warga yang membutuhkan.
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Imelda, pemilik warung wedangan Olah-Olah yang berjualan di kawasan Taman Sriwedari, Solo.
Gerobak berbahan stainless steel yang kini digunakan Imelda tampak semakin menarik dengan identitas Kalipepe Land yang terpampang pada bagian depannya.
Di atas gerobak itu, berbagai sajian khas wedangan tersedia untuk melayani pelanggan yang datang.
Apresiasi Respati Ardi
Warung wedangan Olah-Olah mendapat kunjungan dari Wali Kota Surakarta Respati Ardi pada Minggu, 25 Oktober 2026, seusai dirinya menghadiri undangan di Museum Radya Pustaka yang berada dalam kompleks Taman Sriwedari.
Di sela kunjungannya, Respati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kalipepe Land atas kontribusinya dalam membantu pelaku UMKM di Kota Solo.
“Jadi ini bantuan dari Kalipepe Land. Kebetulan membagi banyak alat bantu usaha yang berbahan stainless steel. Itu ciri khas miliknya Kalipepe Land. Jadi saya ucapkan terima kasih untuk Kalipepe Land sudah membantu rekan-rekan UMKM di Kota Surakarta,” ungkap Respati.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa satu jenis peralatan usaha. Penyaluran bantuan dilakukan secara bergilir dan menjadi bagian dari berbagai kegiatan sosial yang dijalankan Kalipepe Land.
“Banyak bergilir kok. Tidak henti-hentinya banyak yang dibantu, banyak sekali gerakan-gerakan sosial yang dilakukan oleh Kalipepe Land,” jelasnya saat ditanya mengenai jumlah bantuan yang telah disalurkan.
Terkait penerima bantuan, Respati menerangkan bahwa terdapat proses verifikasi yang melibatkan Pemerintah Kota Surakarta, khususnya melalui Dinas Perdagangan. Namun, sebagian penerima juga dipilih melalui penilaian langsung dari tim Kalipepe Land.
“Jadi ada verifikasi yang kita rekomendasikan dari Dinas Perdagangan, ada yang memang langsung dari tim Kalipepe Land,” imbuhnya.
Skema tersebut memungkinkan bantuan diberikan kepada warga yang dinilai membutuhkan dukungan untuk menjalankan usaha.
Harapannya, fasilitas yang disalurkan bisa membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas tempat berjualan sekaligus menunjang aktivitas usaha sehari-hari.
Bagi Imelda, bantuan gerobak dari Kalipepe Land menjadi kejutan sekaligus dukungan berarti bagi keberlangsungan warung wedangan yang dikelolanya.
Ia mengaku sebenarnya tidak mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan tersebut. Kesempatan itu datang setelah Wali Kota Surakarta melihat kondisi tempat usahanya ketika berkunjung ke kawasan Museum Radya Pustaka.
“Pada waktu itu saya tidak ikut mendaftar sebenarnya. Cuma suatu ketika Mas Wali tindak ke museum, mungkin lihat tempat kami kayaknya agak kasihan. Dan mungkin masih ada kuota. Kemudian ada dari pihak Pemkot yang menghubungi kami untuk mengambil. Intinya itu mungkin melihat kebutuhan ya,” tutur Imelda.
Ia pun mengaku tidak mengetahui secara terperinci jenis gerobak yang akan diterimanya. Sebab, ketika proses pengambilan dilakukan, gerobak yang tersedia sudah diberi keterangan mengenai peruntukannya masing-masing.
Meski demikian, Imelda mengaku bersyukur bisa mendapatkan fasilitas tersebut. Menurutnya, gerobak baru itu membawa perubahan nyata bagi tampilan tempat usahanya.
“Sangat bermanfaat karena jadi kelihatan lebih oke ya wajah tempat berjualan kami,” ungkapnya.
Perubahan tampilan tersebut menjadi nilai tambah bagi warung Olah-Olah. Bagi usaha kecil yang mengandalkan pelanggan sehari-hari, kondisi tempat berjualan yang lebih tertata dan menarik tentu menjadi salah satu hal penting dalam memberikan kenyamanan kepada pembeli.
Imelda juga menyampaikan pandangannya mengenai sosok H. Puspo Wardoyo sebagai pengusaha yang memberikan perhatian terhadap perkembangan UMKM di Kota Solo.
Bantu Gerobak UMKM Solo, Wali Kota Surakarta Apresiasi Kalipepe Land https://t.co/CJdFhUbawe
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) October 25, 2026
Menurutnya, dukungan yang diberikan Kalipepe Land menunjukkan adanya kepedulian terhadap pelaku usaha kecil yang membutuhkan dorongan agar dapat terus berkembang.
“Pak Puspo yang saya tahu, orang yang sangat men-support UMKM karena itu tak salah kalau beliau menjadi bapak asuh untuk UMKM-UMKM di Kota Solo,” tandas Imelda. //Sik
