![]() |
| Gita Nurhandayani, mahasiswi Program Studi Fotografi, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta, sukses menyabet gelar Juara I dalam Lomba Fotografi Kreatif bertema Humanity (Kemanusiaan) |
WARTAJOGLO, Solo – Nama Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali harum di kancah nasional berkat torehan gemilang dari mahasiswanya.
Gita Nurhandayani, mahasiswi Program Studi Fotografi, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta, sukses menyabet gelar Juara I dalam Lomba Fotografi Kreatif bertema Humanity (Kemanusiaan).
Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (HMPS AFI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis pihak penyelenggara pada Rabu 21 Oktober 2026, karya fotografi Gita berhasil memikat hati dewan juri dan mengungguli puluhan peserta lain dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Dalam kompetisi yang berlangsung sangat ketat tersebut, Gita Nurhandayani tampil memukau di posisi puncak.
Menariknya, perwakilan dari ISI Yogyakarta harus rela menempati posisi Juara II dan Juara III, yang semakin menegaskan dominasi dan kualitas daya saing mahasiswa ISI Surakarta di level nasional.
Kompetisi ini memang dirancang sebagai wadah istimewa bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengekspresikan nilai-nilai kemanusiaan melalui lensa kamera secara kreatif, mendalam, dan penuh makna.
Menanggapi pencapaian luar biasa ini, Koordinator Program Studi Fotografi FSRD ISI Surakarta, Johan Ies Wahyudi, S.Sn., M.Sn., menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah keberuntungan semata, melainkan buah dari ketekunan, proses belajar yang konsisten, serta ketajaman intuisi seni yang terus diasah di dalam kampus.
"Kami sangat bangga atas pencapaian Gita Nurhandayani di ajang nasional ini. Kemenangan ini bukan sekadar tentang piala, melainkan bukti nyata bahwa mahasiswa Fotografi ISI Surakarta memiliki kepekaan visual dan empati yang tinggi dalam merespons isu-isu kemanusiaan," ujar Johan, pada Rabu 21 Oktober 2026.
Ia menambahkan, kompetisi di luar kampus seperti ini sangat penting sebagai ruang uji kemampuan.
Selain mengasah mentalitas kompetitif yang sehat, ajang ini juga memperluas jejaring akademik dengan mahasiswa dari institusi lain.
"Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi," pungkasnya.
Sementara itu, Gita Nurhandayani selaku sang juara tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya.
Ia mengungkapkan bahwa tema humanity memberikan tantangan tersendiri untuk menangkap momen yang jujur, otentik, dan menyentuh hati.
"Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih Juara I di tingkat nasional, terutama saat bersaing dengan rekan-rekan berbakat dari kampus lain. Melalui foto kreatif ini, saya ingin menyampaikan pesan bahwa di tengah dinamika dunia saat ini, esensi kemanusiaan dan empati harus tetap hidup dan disuarakan, salah satunya lewat seni fotografi," ungkap Gita dengan penuh semangat.
Dengan rendah hati, Gita mempersembahkan penghargaan ini untuk almamater tercinta, ISI Surakarta, serta para dosen yang selalu membimbingnya tanpa lelah.
Menurutnya, kemenangan ini menjadi motivasi besar untuk terus mengeksplorasi teknik fotografi dan melahirkan karya-karya baru yang lebih berdampak bagi masyarakat.
Pihak FSRD dan seluruh keluarga besar ISI Surakarta berharap capaian positif ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa seni, untuk tidak ragu mengambil peluang yang ada.
Membanggakan! Mahasiswa ISI Surakarta Raih Juara I Lomba Fotografi Kreatif Tingkat Nasional https://t.co/aKkpGC3SFP
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) October 22, 2026
Dengan semangat inovasi dan pengembangan diri yang berkelanjutan, ISI Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung penuh segala bentuk kegiatan positif mahasiswa.
Langkah ini diambil demi melahirkan talenta-talenta kreatif yang tidak hanya handal secara teknis, tetapi juga mampu membawa nama baik institusi dan Kota Solo ke tingkat nasional maupun internasional. //Bang
