WARTAJOGLO, Solo – Memperluas jejaring kemitraan saja tidak cukup bagi perguruan tinggi jika tidak diikuti dengan program kolaborasi yang memberikan manfaat nyata.
Berangkat dari semangat tersebut, Universitas Slamet Riyadi ( UNISRI) Surakarta terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), Nota Kesepakatan Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA), serta Silaturahmi Mitra Kerja Sama yang digelar di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisri, Jumat 23 Oktober 2026.
Sebanyak 30 mitra hadir dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 20 mitra melaksanakan penandatanganan dokumen kerja sama, sedangkan 10 mitra lainnya mengikuti agenda silaturahmi untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjaga keberlanjutan program kolaborasi yang telah terjalin.
Rektor Unisri, Prof. Dr. Drs. Sutoyo, M.Pd, menyambut baik kehadiran para mitra. Ia mengapresiasi kepercayaan dan komitmen berbagai pihak yang selama ini telah mendukung pengembangan institusi.
Menurut Sutoyo, kemitraan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
“Kerja sama dengan berbagai pihak memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan institusi, memperluas kesempatan kolaborasi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama yang sudah berjalan tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi terus dikembangkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
“Implementasi kerja sama yang telah berjalan diharapkan dapat terus dikembangkan dan diperkuat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” lanjutnya.
Sutoyo juga menekankan pentingnya pengembangan kompetensi mahasiswa agar semakin siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Karena itu, keterlibatan mitra dari berbagai sektor menjadi peluang bagi Unisri untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Dari Kesepakatan ke Program Nyata
Komitmen memperkuat kemitraan tersebut juga ditegaskan Kepala UPT Kerja Sama UNISRI, Andri Astuti Itasari, S.Sos., M.I.Kom.
Ia menjelaskan, kerja sama yang dibangun selama ini telah diimplementasikan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan dosen maupun mahasiswa.
“Kerja sama yang sudah terjalin selama ini telah diimplementasikan dalam berbagai kegiatan, di antaranya program magang mahasiswa, penelitian dan riset kolaboratif, asistensi mengajar, serta berbagai kegiatan di bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat,” jelas Andri.
Menurutnya, implementasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa setiap kesepakatan yang telah ditandatangani benar-benar menghasilkan kegiatan yang bermanfaat.
Melalui program magang, misalnya, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung, memahami dinamika dunia profesional, sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan setelah lulus.
Sementara itu, kerja sama penelitian dan riset kolaboratif membuka peluang pertukaran pengetahuan serta pengalaman antara perguruan tinggi dan mitra.
Adapun asistensi mengajar menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berkontribusi dalam kegiatan pendidikan.
Karena itu, UPT Kerja Sama UNISRI terus mendorong fakultas dan program studi agar lebih aktif memanfaatkan peluang kemitraan sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Dengan langkah tersebut, kerja sama diharapkan tidak hanya memperluas jaringan kelembagaan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi lulusan.
Kemitraan yang diperkuat Unisri mencakup beragam sektor. Dari 20 mitra yang menandatangani dokumen kerja sama, terdapat Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sragen, Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta, Kamar Dagang dan Industri Surakarta, serta Pengadilan Agama Surakarta.
Selain itu, hadir pula Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia, Universitas Merdeka Madiun, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta, dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Dari sektor dunia usaha dan organisasi, kerja sama melibatkan PT Transportologi, Yayasan Seni Kreatif Surakarta, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Surakarta, Kemuning Orchid, Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta, PT Samudera Edukasi Teknologi, PT Piranha Smart Center, PT Penerbit Erlangga Surakarta, CV Hadiwijaya Makmur Sejahtera (Coltura), serta CV Ganep Lintas Generasi.
Sementara itu, 10 mitra yang mengikuti agenda silaturahmi meliputi Pemerintah Kota Surakarta, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karanganyar, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surakarta, dan Badan Amil Zakat Nasional Kota Surakarta.
Mitra lainnya adalah Universitas Sahid Surakarta, PT Japfa Food Indonesia, Solo Technopark, Mercure Hotel, serta PT Micro Madani Institute Surakarta.
Perkuat Kolaborasi Magang hingga Riset, UNISRI Tandatangani MoU dengan Mitra https://t.co/JV9aCK9TzB
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) October 27, 2026
Kesepuluh mitra tersebut sebelumnya telah menandatangani dokumen kerja sama dengan UNISRI pada awal 2026.
Karena itu, kehadiran mereka kali ini menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi, mempererat hubungan, serta mendorong pengembangan program-program kolaborasi yang telah disepakati. //Sik
