TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Wisuda UNSA 2026, Rektor: Lulusan Harus Punya Mental dan Adaptif dengan Perkembangan Zaman

Rektor UNSA Dr. Arya Surendra (dua dari kanan) menyerahkan ijazah salah satu wisudawati terbaik dalam acara wisuda di De Tjolomadoe

WARTAJOGLO, Karanganyar - Universitas Surakarta (UNSA) menggelar upacara wisuda Program Sarjana (S-1) dan Pascasarjana (S-2) Tahun Akademik 2025/2026, di De Tjolomadoe, pada Kamis 22 Oktober 2026. 

Sebanyak 630 wisudawan dan wisudawati resmi dilepas untuk menapaki dunia baru bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-28 tahun UNSA.

Mengusung tema "UNSA Berdaya, Menguatkan Pendidikan, Membangun Kemandirian, dan Menjawab Tantangan Bangsa", wisuda tahun ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Tata Kelola Akademik yang Akuntabel

Dalam laporan akademiknya, Wakil Rektor Bidang Akademik UNSA, Dr. Yitno Puguh Martomo, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa seluruh lulusan telah melalui proses administrasi yang ketat dan akuntabel. 

Hal ini mencakup pencatatan di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), pemenuhan Penomoran Ijazah Nasional (PIN), hingga aplikasi PISN, sebagai bentuk jaminan mutu tata kelola akademik UNSA.

Ke-630 lulusan tersebut berasal dari tujuh fakultas, dengan rincian dominan dari Fakultas Hukum (221 lulusan), diikuti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (128).

Lalu Fakultas Ekonomi (96), Fakultas Teknologi Industri (58), Fakultas Teknik Elektro dan Informatika (72), Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (44), serta Fakultas Bahasa dan Sastra (11).

Prosesi wisuda ini semakin istimewa dengan hadirnya sederet lulusan berprestasi. 

Di bidang akademik, predikat cum laude dan lulusan terbaik diraih oleh Ardan Argian Prahmawan (S-1 Sastra Inggris, IPK 3,94), Triyana Sulistyawati (S-1 Akuntansi, IPK 3,93), Astie Latifah (S-2 Ilmu Administrasi, IPK 3,93), Ahmad Martin Nugroho (S-1 Manajemen, IPK 3,91), serta Nurul Aini (S-1 Ilmu Hukum, IPK 3,91) dan Anang Pratama Widiasra (S-2 Ilmu Hukum, IPK 3,90).

Tak kalah membanggakan, UNSA juga mencetak atlet-atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional hingga internasional. 

Di antaranya: Lucky Candra Kumiawan (S-1 Manajemen): Atlet tenis lapangan peraih juara beregu dan ganda putra SEA Games Thailand 2025, serta peraih peringkat 3 Men’s World Championship Internasional Bali.

Tegar Abdi Satrio Wibowo (S-1 Manajemen): Atlet tenis lapangan yang merupakan bagian dari Tim Piala Davis Indonesia dan runner-up PON XXI Aceh.

Fani dan Riska Aprilia (S-1 Manajemen): Atlet sepak bola/futsal putri yang telah memperkuat Timnas Indonesia di berbagai ajang AFC dan Piala AFF, serta juara Women’s Pro Futsal League.

Skuad UNSA Women: Sederet mahasiswi Manajemen seperti Siti Rusdianna Retno Sari, Ayu Lidya Agustin Meck, Dian Khusnul Solikah, dan Ranita Suhendi yang konsisten menjuarai Piala Pertiwi Jawa Tengah (2024 dan 2025).

Tim Bola Voli: Rangga Adi Pamungkas, Anip Ainul Yakin, dan Alfin Farika Ardianto yang turut mempersembahkan juara Liga Voli Mahasiswa (Livoma) 2022 untuk UNSA.

Pesan Rektor

Menyampaikan pesan perpisahan, Rektor UNSA, Dr. Arya Surendra, S.Sos., S.E., M.M., menekankan bahwa keberhasilan pribadi akan bernilai lipatan ganda jika mampu memberi dampak positif bagi lingkungan.

"Kita hidup di tengah bangsa yang memiliki harapan besar, tetapi juga menghadapi tantangan besar. Jadilah generasi yang tidak sekadar mengeluhkan kegelapan, tetapi berani menyalakan cahaya. Indonesia tidak hanya membutuhkan orang-orang yang berhasil, tetapi juga mereka yang bersedia membuat keadaan menjadi lebih baik," tegasnya saat memberi sambutan.

Hal ini juga kembali ditegaskan saat Arya ditemui di akhir prosesi wisuda.

Menurutnya para lulusan UNSA diarahkan agar memiliki mental yang kuat dalam menghadapi kondisi zaman.

"Kalau kelulusan tahun ini memang ditekankan untuk selain kapasitas, tentunya mereka harus punya mental yang baik. Karena kita masuk di zaman yang sudah berubah, di mana percepatan teknologi informasi sangat pesat sekali," ujar Arya.

Karenanya dirinya berpesan agar para lulusan UNSA bisa selalu adaptif dengan kondisi yang ada, terutama di era AI.

"Saat ini AI mulai masuk, jadi kita harus adaptasi untuk survive. Jadi nanti saya tidak sependapat kalau AI menggantikan manusia, tapi manusia yang bisa memakai AI dengan baik, itu yang menggantikan manusia yang lain. Jadi kita harus adaptasi," tandasnya.

Acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat termasuk Wakil Wali Kota Surakarta, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jateng, ini ditutup dengan harapan besar. Bahwa 630 lulusan UNSA ini akan menjadi agen perubahan yang berdaya, mandiri, dan siap menjawab tantangan bangsa di masa depan. //Bang

Type above and press Enter to search.