POPULER

Mahluk Misterius Haus Darah Teror Karangtengah. Puluhan Kambing Jadi Mangsa

Mahluk Misterius Haus Darah Teror Karangtengah. Puluhan Kambing Jadi Mangsa


Puluhan kambing mati secara misterius dengan luka gigitan di leher. Mahluk apa yang memangsa hewan ternak tersebut?

WARTAJOGLO, Wonogiri - Beberapa hari terakhir warga Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogirisedang resah. Pasalnya dalam 3 hari terakhir, sekitar 28 ekor kambing milik sejumlah warga, mati secara misterius. Dan sejauh ini belum jelas, mahluk seperti apa yang memangsanya.

Dugaan sementara penyebab kematian kambing-kambing itu adalah karena serangan binatang buas. Mengingat wilayah Desa Ngambarsari masih berdekatan dengan hutan. Hanya saja jenis binatang buas apa yang menyerangnya, masih dalam proses penyelidikan.

Luka di leher dan perut yang ditemukan memang menjadi petunjuk awal,. Namun tentu hal itu masih perlu diperdalam dengan melakukan pengintaian langsung, Agar bisa memastikan jenis binatang apa yang memangsa kambing-kambing itu.

“Dari pengamatan terhadap bangkai kambing. Ditemukan luka gigitan di leher, dengan jarak antar gigitan sekitar 2 centimeter. Untuk itu kita masih terus melakukan penyelidikan, untuk mengetahui binatang apa yang memangsa kambing-kambing itu,” jelas Kapolsek Karangtengah, Iptu Sentot Giswantoro mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, pada Senin (10/2) siang.

Petugas nemeriksa kondisi bangkai kambing

Beragam upaya sudah dilakukan warga untuk mencegah serangan mahluk itu. Mulai dari berjaga di tengah malam, hingga beberapa langkah spiritual. Sebab ada sebagian yang meyakini bahwa mahluk yang menyerang kambing-kambing itu bukan sebatas binatang buas biasa.

BACA JUGA:

Hal ini setelah sempat beredar kabar bahwa mahluk-mahluk pemangsa kambing itu bergerak bak siluman. Kedatangan mereka nyaris tak terdeteksi warga. Sehingga tahu-tahu keesokan harinya kambing-kambing di kandang sudah tewas bergelimpangan. Yang kemudian memunculkan keyakinan bahwa yang menyerang kambing-kambing itu sejenis siluman.

Misterius

Kematian binatang ternak secara misterius dengan gejala yang ganjil sebenarnya tidak hanya terjadi di Indonesia, terutama Wonogiri. Sejak lama peristiwa seperti ini sudah kerap terjadi pula di belahan dunia lainnya. Saat warga meyakini yang menyerang kambing-kambing mereka adalah binatang siluman, di luar negeri terutama wilayah Amerika tuduhan tertuju pada sosok cupacabra. Yaitu seekor anjing siluman penghisap darah yang diduga perwujudan dari alien. 

Beberapa gelombang penyerangan terhadap ternak dilaporkan pada akhir abad ke-20. "pemangsa" misterius ini membelah bangkai hewan korbannya dan memotong organ mereka. Serangan pemangsa itu tak terbendung dan ternak yang mati juga ditemukan bahkan di kebun binatang.

Serangan yang terjadi pada tahun 1975 - 1976, adalah yang terburuk di Amerika Serikat, karena memakan ribuan korban. Di Colorado saja dilaporkan rata-rata tiga sapi yang terbunuh setiap harinya. Gubernur Richard Lamm saat itu kemudian menyatakan bahwa mutilasi ini adalah "salah satu kebiadaban terbesar dalam sejarah industri ternak di barat." Bahkan, kerbau yang dternakkan di daerah Pertahanan US Air Force Station di Gunung Cheyenne pun ikut terbunuh dengan kondisi dimutilasi. Bahkan yang menakjubkan, para predator ini tidak dapat dihentikan oleh ribuan tentara yang berpatroli di daerah tersebut.

Pada tahun 2009, mutilasi ternak kembali merajalela. Tanggal 8 maret, ditemukan lagi sapi yang mati di dekat Sungai Purgatoire oleh Mike Duran, seorang peternak sapi. Dan yang lebih mengerikan adalah saat melihat lidah binatang ini seperti dipotong dengan laser. Tidak ada darah pada atau di sekitar bangkai dan potongan itu berbentuk bulat sempurna.

Dua minggu kemudian, Jim Garren, seorang peternak dari Walsenburg, Colorado, juga menemukan bangkai sapi yang terpotong. Tidak ditemukan adanya darah merupakan salah satu ciri dari serangan tak terlihat ini. Setelah mengotopsi bangkai, dokter hewan tidak menemukan setetes darahpun di dalamnya.

Dan menurut dokter hewan tersebut sangatlah sulit untuk memeras habis darah dari binatang. Karena ketika dipotong, maka arteri terbuka, dan pembuluh darah vena menutup menahan darah untuk kembali. Darah hanya dapat dihilangkan dengan memompa larutan garam melalui arteri, tetapi hal ini sulit untuk dilakukan di lapangan, dan hanya bisa dilakukan di ruangan bedah khusus.

Peternak Tom Miller menemukan salah satu anak sapi yang mati di dekat sebuah bak tempat pakan sapi. Hal aneh yang terjadi adalah bangkai binatang ternak yang seperti dilempar dari atas. Ada beberapa kasus ketika ditemukan, bangkai ternak yang menyangkut di pepohonan, tergantung di tiang listrik, atau tempat lain di mana sapi tidak mungkin bisa disana dengan sendirinya. Jejak-jejak dari hewan ternak di salju atau lumpur tiba-tiba saja menghilang, seolah-olah binatang-binatang itu terangkat ke udara. Dan yang mengherankan lagi Coyote dan burung pemangsa sama sekali tidak menyentuh bangkai ternak yang termutilasi ini. //sik

Iklan Atas Artikel


 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel