POPULER

IMI Akan Kukuhkan Komunitas Kendaraan Listrik

IMI Akan Kukuhkan Komunitas Kendaraan Listrik

Pengurus IMI Pusat

WARTAJOGLO, Jakarta - Usai terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Ketua MPR RI Bambang Soesatyo langsung memimpin rapat eksekutif perdana pada Senin (15/2). Salah satu pokok bahasan dalam acara itu adalah terkait Perpres No.55/2009 yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo. Yakni mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. 

Hal ini jadi bahasan menarik karena di kepengurusan IMI Pusat 2021-2024, terdapat 80 persen millenial yang diharapkan bisa mempercepat visi misi IMI, yang salah satunya untuk mensukseskan Perpres No.55/2009 tersebut. Karena itulah di bidang pengembangan kendaraan listrik, Bamsoet memasukkan tokoh-tokoh millenial seperti Muhammad Afif Bobby Nasution, Hapsoro Sukmono Hadi serta Rapsel Ali, di posisi Badan Penasehat dan Darma Mangkuluhur Hotomo dan Panji Trihatmodjo. 

"IMI juga akan mengukuhkan komunitas baru otomotif yang akan melakukan sosialisasi percepatan migrasi kendaraan konvensional ke listrik. Yakni Ahmad Sahroni (Sekretaris Jenderal IMI Pusat 2021-2024 dan Presiden Tesla Club Indonesia) sebagai Presiden Komunitas Mobil Listrik Indonesia. Serta selebritis Atta Halilintar (Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Media Sosial IMI Pusat 2021-2024) sebagai Presiden Komunitas Motor Listrik Indonesia," ujar Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo usai memimpin rapat.

Bamsoet juga menjelaskan, bahwa selain menjadikan mobil listrik Hyundai IONIQ sebagai Official Car, IMI. Bersama berbagai kalangan UMKM juga mengenalkan prototype kendaraan motor listrik Bike Smart Elektrik (BS Elektrik). Memiliki 60 persen komponen kandungan berasal dari dalam negeri, BS Elektrik menjadi salah satu pelopor industri kendaraan listrik dari dalam negeri.

"Sekaligus meramaikan pasar motor listrik di Indonesia, yang saat ini masih belum tersentuh oleh produsen dari mancanegara. Peluncuran BS Elektrik akan dilakukan dalam waktu dekat, dengan target harga jual di bawah Rp 10 juta, sehingga bisa dijangkau berbagai kalangan masyarakat," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini memaparkan, menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), hingga akhir tahun 2020 lalu setidaknya ada 143,75 juta unit motor berbahan bakar minyak yang berada di Indonesia. Sementara jumlah kendaraan mobil penumpang, mobil bus, dan mobil angkutan barang berbahan bakar minyak yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hingga tahun 2018 lalu sudah mencapai 19,8 juta unit.

"Tak heran jika selama ini subsidi BBM terus meningkat, seiring dengan peningkatan pencemaran udara akibat polusi emisi kendaraan. Dalam rentang waktu 2014-2019 saja, jumlah subsidi BBM mencapai Rp 700 triliun. Di APBN 2021, subsidi untuk BBM jenis tertentu mencapai Rp 16,6 triliun," lanjutnya.

Wakil ketua umum Pemuda Pancasila ini menuturkan, tingkat kematian akibat polusi udara di Indonesia juga cukup tinggi. Menurut Greenpeace, angka kematian dini akibat polusi udara di Indonesia sejak 1 Januari 2020 diperkirakan mencapai lebih dari 9.000 jiwa.

"Karenanya, sudah waktunya kita mulai bermigrasi menggunakan kendaraan bermotor listrik. Perawatan rendah, subsidi BBM bisa dialihkan ke sektor lainnya, serta polusi udara menurun. Jika tidak digencarkan sejak dini, Indonesia bisa tertinggal dari negara maju lainnya," tegasnya

Ditambahkan pula, bahwa saat ini tercatat sekitar 7.398 klub otomotif di 34 provinsi tergabung dalam keluarga besar IMI. Per tahunnya, setidaknya IMI akan menyelenggarakan 680 kegiatan klub, 510 kegiatan IMI provinsi, 189 kegiatan kejuaraan nasional, dan 32 kegiatan seri nasional.

"Keluarga besar IMI akan terus mengembangkan industri dan olahraga otomotif Indonesia. Kegiatan terdekat, IMI akan menfasilitasi para pembalap liar di jalanan untuk mau bertarung di sirkuit resmi dalam kejuaraan drag bike memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia. Selain menggelar kejuaraan resmi free style serta adventure off road," pungkas Bamsoet. //Ril

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel