POPULER

Pertama Kali Main Sinetron Religi, Lavicky Nicholas Ngaku Tidak Bebas Main Tubruk

Pertama Kali Main Sinetron Religi, Lavicky Nicholas Ngaku Tidak Bebas Main Tubruk

WARTAJOGLO, Jakarta - Menjadi salah satu program andalan SCTV di bulan Ramadan, sinetron Rumah Bidadari disiapkan untuk memberikan hiburan berkualitas bagi para pemirsa. Sederet bintang ternama pun, mengisi sinetron bertema religi ini, yang tayang tiap hari pada pukul 04.30 wib. 

Dengan jalan cerita yang ringan dan sentuhan komedi, tentu membuat sinetron ini menarik untuk disaksikan sembari menunggu datangnya waktu Subuh. 

Sinetron Rumah Bidadari sendiri bercerita tentang Sinetron Rumah Bidadari mengisahkan kehidupan di sebuah rumah kost. Tokoh sentral dalam cerita ini adalah Salwa yang diperankan oleh Adinda Azani. 

Lavicky Nicholas
Main sinetron religi memberi pengalaman tersendiri untuk Lavicky Nicholas

Salwa adalah gadis lulusan pesantren yang dalam perjalanan kisahnya kemudian mendapat perhatian lebih dari seorang pemuda bernama Rafatar. Dia adalah seorang mahasiswa kaya yang suka berperilaku cenderung kurang baik. Namun pesona Salwa mampu membuatnya jatuh hati, hingga berusaha merubah perilakunya dan mendalami agama.

Meski terkesan sederhana, namun jalan cerita dari sinetron ini cukup memberi beban tersendiri pada para pemainnya, terutama Adinda. Hal ini diungkapkan gadis 26 tahun itu saat menghadiri acara wawancara eksklusif secara daring pada Rabu (28/4) sore. 

"Jujur saja aku memang agak bingung dengan karakter Salwa yang cenderung tricky. Jadi sampai saat ini yang aku tahu perasaan si Salwa pada Rafatar masih flat-flat aja. Sebab yang ada dalam pikiran si Salwa adalah membuat Rafatar menjadi orang baik. Dan untuk itu aku ikut aja skenario yang ada. Sehingga sejauh ini tidak ada masalah," ujar Adinda.

Dengan gambaran karakter yang seperti itu, Adinda mengaku harus sering menjalin komunikasi dengan Deddy Mizwar. Selain itu dia juga harus fokus saat proses reading sebelum syuting. 

"Kita memang punya banyak waktu untuk proses reading. Dan itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk bisa mendalami peran, sebelum mulai take gambar," lanjutnya.

Pengalaman Pertama

Tantangan juga dirasakan oleh Lavicky Nicholas yang berperan sebagai Rafatar. Sebab Rumah Bidadari adalah sinetron religi pertamanya. Sehingga dia harus beradaptasi dengan lingkungan dan jalan cerita yang dibentuk.

"Aku memang baru pertama kali ini main sinetron bertema religi. Sebenarnya secara teknis tidak jauh beda dengan sinetron lain. Cuma di sini kita agak dibatasi dengan aturan untuk tetap menjaga sikap, agar tidak berlebihan saat berimprovisasi. Di sini kita tidak bisa dengan seenaknya main tubruk atau gimana. Jadi ya mesti dilakukan penyesuaian dengan jalan ceritanya," ujar Lavicky yang juga ikut hadir dalam acara wawancara eksklusif itu.

Dalam perjalanan cerita sinetron Rumah Bidadari, saat ini Rafatar diceritakan sudah semakin tergila-gila dengan Salwa. Namun Salwa sepertinya tetap tidak memberi respon khusus. Dia masih bersikap dingin dan tidak menanggapi cinta Rafatar. 

Jalinan hubungan cinta yang penuh misteri ini menempatkan Rafatar dan Salwa menjadi tokoh sentral, yang tiap saat selalu digambarkan saling berinteraksi. Sehingga memunculkan dugaan adanya cinta lokasi di antara mereka.

Menanggapi hal ini Lavicky menjawab bahwa dirinya dan para pemain di Rumah Bidadari selalu mengedepankan profesionalitas. Terlebih dia dan Adinda juga sudah memiliki pasangan sendiri-sendiri. Sehingga tidak mungkin kalau sampai terlibat cinta lokasi.

"Untuk hubungan di tempat syuting, semua berjalan secara profesional. Apalagi aku juga sudah punya anak dan istri. Adinda juga sudah punya pasangan. Jadi sepertinya gak ada pikiran ke sana," terang pria kelahiran 16 Mei 1994 ini. 

Selain Lavicky dan Salwa, Rumah Bidadari juga turut dibintangi Deddy Mizwar dan Tora Sudiro. Bahkan keberadaan kedua aktor senior ini juga cukup menarik,karena dikisahkan saling bersaing untuk merebut hati Ibu Ina (Artta Ivano), yang menjadi ibu kost Rumah Bidadari. //Bang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel