POPULER

Gandeng Dinkes Boyolali, BIN Jateng Gelar Vaksinasi <i>Door to Door</i>

Gandeng Dinkes Boyolali, BIN Jateng Gelar Vaksinasi Door to Door

WARTAJOGLO, Boyolali - Demi terus menggenjot angka warga yang sudah menjalani vaksinasi, guna mencegah penularan Covid 19, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menyelenggarakan vaksinasi massal bagi pelajar, santri, dan masyarakat umum secara "door to door". Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara Daerah Jawa Tengah, dan dilakukan di tiga kecamatan, Senin (22/11).

Pada vaksinasi massal bekerja sama dengan BIN di Kabupaten Boyolali ini disediakan 4.500 dosis vaksin. Vaksinasi digelar di Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel, Desa Sempu (Andong), dan Desa Jrakah, serta Selo.

Vaksinasi door to door
Petugas melakukan vaksinasi terhadap seorang warga dengan mendatangi rumahnya

"Kegiatan vaksinasi massal Covid-19 terus digencarkan dan kali ini bekerja sama dengan BIN Daerah Jateng. Kegiatan ini kita laksanakan secara door to door atau jemput bola bagi masyarakat yang tidak bisa datang ke balai desa," jelas Kepala Dinkes Boyolali dokter Puji Astuti.

Kegiatan vaksinasi digelar di Desa Jrakah yang terdiri atas Dukuh Kajor, Sepi, Citran, dan Jurang Jero dengan target 1.000 dosis. Sisanya disediakan untuk vaksinasi di Balai Desa Samiran dan Selo, Urut Sewu (Ampel), dan Sempu Andong.

Menurut Puji Astuti, cakupan vaksinasi dosis pertama di Boyolali sudah mencapai 718.758 sasaran atau sekitar 86 persen dari total target 835.772 sasaran. Warga yang sudah disuntik vaksin dosis kedua sebanyak 625.809 sasaran atau 74,88 persen, dan dosis ketiga 6.085 sasaran atau 0,76 persen.

"Kami terus melaksanakan peningkatan vaksinasi di Boyolali," katanya.

Sementara itu Kepala BIN Daerah Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan bahwa selain bekerja sama dengan Dinkes Boyolali, BIN Daerah Jateng juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Dinkes Kabupaten Wonosobo. Di mana telah disediakan total vaksin sebanyak 9.000 dosis.

Vaksinasi di Boyolali ada tiga titik yakni di Desa Urut Sewu (Ampel), Sempu (Andong), Samiran dan Jrakah (Selo). Capaian vaksinasi di Boyolali per 21 November 2021 mencapai 78,95 persen, sesuai kartu tanda pendudukan (KTP) mencapai 86 persen jauh di atas rata-rata provinsi yang sebesar 68,54 persen.

Vaksinasi door to door sendiri, kata Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan untuk membantu masyarakat mengakses vaksin. Di samping itu, sistem door to door juga terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat mengikuti vaksinasi.

"Semakin tingginya persentase capaian suatu wilayah maka tingkat partisipasi di sentra vaksinasi mulai menurun. Pola jemput bola seperti ini, hingga tingkat desa, RW hingga RT atau konsep door to door dinilai efektif untuk menyisir peserta vaksin, utamanya lansia dan masyarakat umum yang belum tervaksin," katanya.

Pada pelaksanaannya petugas kesehatan didampingi anggota BIN Jateng menyisir gang-gang untuk mendatangi ke rumah-rumah warga yang akan divaksin. Petugas terlebih dahulu melakukan screening terhadap peserta vaksin dan jika memenuhi persyaratan maka dilakukan vaksinasi di rumah warga. //Mul

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel