POPULER

Senyum Hanna Kirana dalam Mimpi, Membuat Ilyas Bachtiar Ikhlaskan Kepergiannya

Senyum Hanna Kirana dalam Mimpi, Membuat Ilyas Bachtiar Ikhlaskan Kepergiannya

WARTAJOGLO, Jakarta - Duka mendalam masih dirasakan Ilyas Bachtiar, salah satu pemain di Mega Series Suara Hati Istri: Kayla (SHI). Ilyas yang memerankan tokoh Arman memang baru saja kehilangan sosok sahabat dan bahkan kekasih, yang dalam SHI juga berperan sebagai istrinya. 

Ya, Hanna Kirana yang berperan sebagai Indah di SHI baru saja pulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Tepatnya pada Selasa 2 November 2021 lalu. Hanna didiagnosis mengalami gangguan pada jantung. Hingga akhirnya dia tak mampu bertahan dan meninggal dunia.

Hanna Kirana dan Ilyas Bachtiar
Potret kemesraan Hanna Kirana dan Ilyas Bachtiar di Mega Series Suara Hati Istri (foto: instagram ilyasbachtiar10)

Bagi para pemain SHI, kepergian Hanna tentu saja bak petir di siang bolong. Terlebih bagi Ilyas. Sebab Hanna selama ini dikenal sebagai sosok yang powerfull dalam bekerja dan hampir tak pernah terlihat mengeluh. 

"Dia tuh syuting jam 5 pagi aja masih tampak semangat dan fresh. Ya usia memang tidak bisa menipu. Tapi jujur aja itu yang bikin kagum saya sama dia. Apalagi dia itu orangnya selalu mau belajar. Tidak pernah canggung untuk bertanya bila ada kesulitan. Karena itulah kemampuannya juga cepat berkembang," kenang Masayu Anastasia, salah seorang rekan di Hanna di SHI, saat diundang di acara Semangat Senin Indosiar pada Senin (8/11) sore.

Sifat periang yang selalu ditunjukkan Hanna juga berhasil menutupi masalah kesehatan yang sedang diidapnya. Bahkan Ilyas yang selama ini begitu dekat secara pribadi dnegannya, tidak tahu kalau Hanna memiliki gejala penyakit yang cukup berat.

"Saya sebenarnya sudah agak khawatir saat dia mau minum obat diet. Makanya saya bilang jangan berlebihan. Sebab di keluarganya ada saudaranya yang juga mengalami gangguan paru-paru. Khawatirnya secara genetik gangguan itu juga akan terjadi kepadanya. Dan ternyata kekhawatiran saya terbukti. Dia masuk rumah sakit, dan sebentar kemudian meninggal," ungkap Ilyas yang juga hadir secara virtual di acara Semangat Senin Indosiar.

Ilyas Bachtiar
Ilyas Bachtiar di acara Semangat Senin Indosiar

Dengan meninggalnya Hanna, maka terngianglah semua ucapan yang pernah disampaikan Hanna beberapa hari sebelum meninggal. Yang ternyata hal itu merupakan semacam petunjuk dan akhirnya benar-benar terjadi.

"Dia pernah bilang bilang bahwa 30 hari lagi dirinya akan meninggal. Tentu saja saya bilang 'Jangan ngomong seperti itu. karena umur seseorang tidak ada yang tahu. Bisa saja justru aku duluan yang meninggal'. Tapi dia kembali menegaskan bahwa dia memang 30 hari lagi akan meninggal. Makanya saya nyuruh dia check up, kalau misal memiliki gangguan kesehatan. tapi dia bilang, ntar aja bareng sama ayahnya," lanjut Ilyas.

Bagi Ilyas, perginya sosok Hanna bukan sebatas perginya seorang kekasih. Sebab baginya Hanna lebih dari sekedar seorang kekasih ataupun sahabat. Dia tipikal orang yang sangat peduli dan tulus. Sehingga Ilyas mengaku begitu nyaman berada di dekatnya.

"Dia peduli dan perhatian banget sama saya. Suka nawarin makan, bahkan maksa saya buat makan. Padahal dia sendiri susah makan. Dan saya tahu dia punya sakit maag. Makanya kadang saya sering  jengkel kalau maksa dia makan. Namun yang pasti, secara keseluruhan kita saling peduli," tambah Ilyas sembari matanya berkaca-kaca.. 

Kini Ilyas pun berusaha untuk mengikhlaskan kepergian sang kekasih itu. Karena semua demi ketenangan arwahnya di alam baka. Apalagi beberapa hari ini Hanna selalu datang dalam mimpinya. Seolah berpesan agar Ilyas mengikhlaskan kepergiannya.

"Beberapa hari ini saya selalu mimpi bertemu dia. Dan senyum di wajahnya seolah mengandung pesan bahwa saya harus mengikhlaskan kepergiannya. Aku bersyukur masih bisa kontak dengannya di saat-saat terakhirnya. Semoga dia tenang dan bahagia di sisiNya,"tandas Ilyas yang juga menyebut bahwa di mobilnya banyak barang milik Hanna yang sengaja di tinggalkan. Sehingga setiap saat selalu membuatnya teringat. //Bang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel