TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Breaking News

Bangun Pabrik di Arab Saudi, Wong Solo Group Siap Penuhi Kebutuhan Makan Jamaah Haji Tahun Depan

WARTAJOGLO, Solo - Kebutuhan konsumsi jamaah haji di tanah suci, selalu jadi masalah tersendiri bagi pihak penyelenggara.

Sebab dengan jumlah jamaah yang mencapai jutaan orang, tentu bukan hal yang mudah bagi penyelenggara untuk bisa memenuhi kebutuhan itu dengan cepat.

Karenanya, para jamaah seringkali mendapati makanan jatah mereka sudah tidak lagi enak untuk dimakan, karena lamanya proses distribusi yang mencapai belasan jam.

"Kadangkala makanan itu baru sampai di tangan jamaah hampir 20 jam seteloah matang. Jadi walaupun makanan itu dibuat fresh, tentu saja saat diterima sudah tidak enak dimakan. Karena itulah solusi yang terbaik yang harus menggunakan meal ready to eat seperti MakanKu," ujar pengusaha kuliner yang juga owner Wong Solo Group, H. Puspo Wardoyo saat hadir dalam pengajian di Masjid Al Hijrah pada Jumat 30 Juni 2023.

Owner Wong Solo Group H. Puspo Wardoyo saat hadir dalam pengajian di Masjid Al Hijrah Karangasem, Solo

Puspo sendiri melalui perusahaan miliknya PT Hati Barokah Investama sebenarnya sudah menjalin kerja sama dengan perusahaan dari Arab Saudi, Mashariq (Motawifs Pilgrims for South-East Asia Countries Company), untuk penyediaan konsumsi bagi jamaah haji.

Ekspor jutaan paket produk MakanKu pun telah dilakukan pada April 2023 lalu. 

Hanya saja produk itu belum bisa diaplikasikan ke para jamaah, karena masih membutuhkan peralatan pendukung yang sedang disiapkan oleh pihak Wong Solo Group.

"Saat ini kami sedang proses pembangunan pabrik yang akan jadi pendukung untuk penyiapan produk MakanKu, sehingga siap untuk dikonsumsi. Sebab untuk bisa menyiapkan produk ini butuh peralatan steamer berukuran besar, yang memungkinkan untuk menyajikan MakanKu dalam jumlah besar dengan singkat. Dan hal itu di sana belum ada. Makanya kami membangun pabrik untuk untuk menyiapkan sarana dan prasarana pendukung itu," ungkap Puspo.

Pabrik itu sendiri diperkirakan sudah siap beroperasi pada awal tahun depan. Sehingga akan bisa mulai mengcover kebutuhan konsumsi jamaah haji musim depan.

Puspo juga menjelaskan bahwa perusahaan miliknya disiapkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji asal Indonesia saja. Tetapi juga dari wilayah-wilayah lain seperti Pakistan, Bangladesh, Turki, Palestina, Dubai, Singapura  Cina , Korea dan Thailand.

"Saya tidak mengatakan bahwa makanan fresh itu jelek dan MakanKu lebih baik. Tetap saja yang fresh memang lebih baik. Tapi dengan situasi ibadah haji, kendala waktu penyajian membuat makanan fresh jadi tidak enak lagi. Sehingga otomatis MakanKu bisa jadi pengganti, karena menyajikan rasa yang tetap enak seperti baru dimasak," tandas Puspo. //Bang

Type above and press Enter to search.

close