![]() |
| Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-80 RI di Alun-alun Pati |
WARTAJOGLO, Pati – Di tengah gejolak politik yang terjadi di Kabupaten Pati, Bupati Sudewo dikabarkan menurun kondisi kesehatannya.
Situasi ini membuatnya absen dari upacara HUT ke-80 RI di Alun-alun Pati, yang semestinya ia pimpin.
Kekosongan itu kemudian diisi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, yang mengambil peran sebagai inspektur upacara.
Kehadirannya bukan hanya untuk memastikan upacara berjalan khidmat, tetapi juga untuk memberi sinyal kuat tentang komitmen pemerintah provinsi menjaga stabilitas politik di Pati.
Dinamika politik di Pati dalam beberapa waktu terakhir memanas. Wacana penggunaan hak angket oleh DPRD menjadi sorotan publik, menambah tekanan bagi Bupati Sudewo yang tengah diguncang isu-isu serius di lingkup pemerintahannya.
Menanggapi hal itu, Gus Yasin menegaskan bahwa segala proses harus ditempuh sesuai aturan hukum dan prinsip demokrasi.
“Indonesia adalah negara hukum. Segala sesuatunya sudah diatur dalam undang-undang, termasuk UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Proses yang berjalan di DPRD adalah bagian dari demokrasi, untuk mewujudkan pemerintahan yang sesuai aturan. Kita tunggu hasilnya,” tegasnya.
Pernyataan ini dianggap sebagai pesan menenangkan bagi masyarakat, sekaligus penegasan bahwa pemerintah provinsi tidak akan membiarkan instabilitas politik di Pati berlarut-larut.
Absennya Bupati Sudewo di momen sakral HUT ke-80 RI menambah daftar spekulasi publik tentang posisinya di tengah badai politik.
Tekanan massa yang meluas, ditambah dengan isu hak angket DPRD, membuat beban kepemimpinan Sudewo semakin berat.
Gus Yasin, dalam sambutannya, bahkan secara khusus mendoakan agar Sudewo segera pulih. Namun di sisi lain, ia juga menegaskan bahwa roda pemerintahan tidak boleh berhenti meski kepala daerah berhalangan.
“Pembangunan harus terus berjalan, pemerintahan tidak boleh berhenti. Masyarakat menunggu pengabdian dari pemerintah,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Upacara HUT RI di Pati dihadiri Forkopimda, anggota DPD, serta berbagai tokoh masyarakat. Bagi Gus Yasin, kehadiran berbagai elemen ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan politik dan sosial harus dijaga, terutama ketika daerah sedang menghadapi ketegangan.
Bupati Sudewo Sakit di Tengah Gejolak Politik, Gus Yasin Ambil Alih Upacara HUT ke-80 RI di Pati https://t.co/bB1HwxtHoC
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) August 17, 2025
Ia menutup pesannya dengan ajakan agar masyarakat menatap ke depan dengan optimisme, meski dinamika politik masih bergejolak.
“Pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Pati, harus terus tumbuh. Kita harus sejahtera bersama melalui gotong royong,” tandasnya. //Sik
