![]() |
| President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, saat membuka IDCamp 2025 |
WARTAJOGLO, Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan talenta digital nasional, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menghadirkan IDCamp 2025, program beasiswa coding yang telah menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda unggul di bidang teknologi.
Sejak pertama digelar, IDCamp telah menjangkau lebih dari 380.000 penerima manfaat dan mencetak 120.000 lulusan siap kerja.
Mereka tersebar dari Sabang hingga Merauke, berkontribusi pada industri nasional hingga global, sekaligus menciptakan dampak ekonomi lebih dari Rp680 miliar.
Bagi peserta, IDCamp bukan sekadar kursus online. Program ini memberikan akses gratis dan inklusif untuk mempelajari keterampilan digital paling dibutuhkan saat ini.
Lebih dari 136.000 peserta bahkan memilih jalur Kecerdasan Artifisial (AI), sebuah bidang yang diproyeksikan bernilai USD 2,4 miliar pada 2025 di Indonesia.
Peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis seperti coding, data, dan AI, tetapi juga mentoring, soft skill, dan peluang berjejaring.
Dua jalur baru tahun ini yakni AI Development Track dan AI Integration Track, membuka peluang lebih besar bagi anak muda untuk menjadi AI Engineer, Data Scientist, hingga developer aplikasi berbasis AI.
Manfaat IDCamp juga terasa secara nasional. Riset memperkirakan Indonesia membutuhkan lebih dari 9 juta talenta digital pada 2030.
Dengan menyediakan pendidikan gratis dan kurikulum berstandar internasional, IDCamp menjadi solusi nyata untuk menjawab kesenjangan kebutuhan tersebut.
“Talenta digital adalah fondasi transformasi Indonesia. Melalui IDCamp, kami berkomitmen membekali 2 juta talenta AI agar siap menghadapi masa depan,” kata Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison.
Selain itu, IDCamp turut mendorong akses setara lewat program khusus bagi penyandang disabilitas, pengajar, hingga jurnalis.
Inisiatif IDCamp Connect yang digelar di berbagai kota juga memperkuat ekosistem digital di daerah, memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh Indonesia.
Manfaat IDCamp tercermin nyata dari kisah Handi Sutriyan asal Kebumen, alumni yang kini bekerja di BMKG. Berbekal ilmu Data Scientist dari IDCamp, ia berhasil meningkatkan kualitas data observasi, yang penting bagi keselamatan transportasi dan sistem peringatan dini bencana.
Kisah Handi membuktikan bahwa manfaat IDCamp tidak hanya membuka peluang karier pribadi, tetapi juga memberi dampak sosial yang luas.
Hadirkan IDCamp 2025, Indosat Buka Jalan Generasi Muda Kuasai Teknologi Digital https://t.co/lFqllQfwx4
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) September 26, 2025
Pendaftaran IDCamp 2025 telah resmi dibuka mulai 24 September hingga 27 Desember 2025 melalui https://idcamp.ioh .co.id.
Peserta hanya perlu membuat akun, mengisi data diri, lalu memilih jalur pembelajaran sesuai minat—semua gratis. //Kls
