![]() |
| Ketua APPBI DPC Solo Raya Henry Purwanto saat menjelaskan tentang program organisasinya di momentum akhir tahun |
WARTAJOGLO, Solo - Rendahnya daya beli masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi pusat-pusat perbelanjaan di wilayah Solo Raya. Di mana hampir semua pusat perbelanjaan yang ada saat ini relatif sepi pengunjung.
Situasi ini mendorong Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPC Solo Raya untuk mengambil langkah agresif, dengan menghadirkan program Belanja di Indonesia Aja - Indonesia Great Sale (Bina-IGS) 2025–2026, yang akan digelar pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Dengan melibatkan seluruh mal besar di Solo Raya mulai Solo Square, NEO Solo Grand Mall, Solo Paragon, PGS, BTC, The Park Mall, Pakuwon Mall Solo Baru hingga Klatos, event ini disiapkan sebagai magnet untuk menarik kembali kunjungan dan transaksi masyarakat.
APPBI menilai perlambatan konsumsi masyarakat sepanjang 2025 berdampak langsung pada transaksi retail. Untuk itu, langkah pemulihan harus dilakukan dengan strategi yang lebih berani.
Ketua APPBI DPC Solo Raya, Henry Purwanto, menegaskan bahwa event IGS merupakan upaya konkret untuk menggerakkan ekonomi dari bawah.
“Kami ingin memberikan pengalaman belanja yang lebih menarik dengan potongan harga spesial. Kami ingin meningkatkan daya beli masyarakat,” tegas Henry dalam acara press conference yang digelar di Gedung Joeang 45 Solo, pada Rabu 26 November 2025.
Meski standar nasional diskon akhir tahun hanya 50 persen, APPBI Solo Raya memutuskan untuk menggeber diskon hingga 70 persen.
Langkah ini diambil sebagai “stimulus belanja”, memancing masyarakat agar kembali berbelanja dan menggerakkan perputaran ekonomi lokal.
Rohaz Sabana dari Pakuwon Mall Solo Baru selaku Tim Event APPBI Solo Raya menjelaskan bahwa keputusan menaikkan besaran diskon dilakukan untuk menciptakan daya tarik ekstra.
“Target diskon di Solo Raya 70 persen. Kami ingin market sekitar Solo datang belanja ke Solo Raya,” ujarnya.
Dengan lebih dari 1.000 tenant yang ikut serta, event ini diyakini menjadi dorongan signifikan bagi industri ritel yang sejak pertengahan tahun mengalami tekanan.
Untuk memperkuat traffic pengunjung, APPBI tidak hanya mengandalkan diskon besar. Sepanjang Desember 2025, mal-mal anggota akan menjadi titik penyelenggaraan donor darah bersama PMI.
Plh Ketua PMI Solo, Sumartono Hadinoto, menyambut baik kolaborasi tersebut.
“Kegiatan berbagi ini sangat terbantu oleh dukungan APPBI. Masyarakat jadi lebih mudah menjangkau donor darah,” jelasnya.
Selain itu, Parade Natal di Balai Kota Solo yang melibatkan 60 gereja dan 35 UMKM juga menjadi daya tarik tersendiri, diharapkan meningkatkan arus kunjungan ke pusat kota dan ke mal-mal sekitar.
Pada 1 Februari 2026, APPBI bekerja sama dengan Meta Care Indonesia akan menggelar Solo Imlek Run, event olahraga sekaligus charity yang menargetkan 1.000–1.500 peserta.
Genjot Daya Beli Masyarakat, APPBI Solo Raya Siapkan Event Bina-IGS dengan Diskon hingga 70 Persen https://t.co/BLvnPRpCTD
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) November 26, 2025
Dengan biaya registrasi Rp65.000–Rp130.000, peserta akan mendapat jersey dan medali, sementara seluruh pendapatan disumbangkan untuk kegiatan sosial.
Event ini menjadi bagian dari rangkaian upaya menciptakan daya tarik, menjaga momentum kunjungan, dan meningkatkan aktivitas ekonomi sepanjang awal tahun. //Bang
