![]() |
| Polsek Jatipurno mengadakan edukasi pencegahan bullying di MI Baitul Musthafa |
WARTAJOGLO, Wonogiri – Pencegahan bullying kembali menjadi fokus utama Polres Wonogiri dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui Polsek Jatipurno, edukasi pencegahan perundungan digelar di MI Baitul Musthafa, Kecamatan Jatipurno, pada Jumat pagi 12 Desember 2025.
Kegiatan yang diikuti siswa kelas I hingga VI itu dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Jatipurno, Aiptu Mustafa Sri Agung, dan diformat secara interaktif agar mudah dipahami anak-anak.
Langkah ini menegaskan komitmen Polri bahwa pencegahan harus dimulai sejak dini, sebelum perilaku perundungan tumbuh menjadi kebiasaan.
Dalam penyuluhan tersebut, Aiptu Mustafa tidak hanya menjelaskan definisi bullying, tetapi juga membantu siswa mengenali berbagai bentuk perundungan baik verbal, fisik, maupun digital.
Ia turut membahas dampak psikologis dan sosial dari bullying, serta alasan mengapa setiap siswa harus berani berkata “tidak” pada kekerasan dalam bentuk apa pun.
Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman mengenai tindakan kekerasan seksual dan contoh kenakalan remaja yang sering terjadi di lingkungan sekolah.
Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memahami batas perilaku, tetapi juga mengetahui cara melindungi diri dan teman.
Pihak MI Baitul Musthafa menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut para guru, pencegahan bullying tidak cukup hanya dengan aturan, tetapi harus dibangun melalui budaya sekolah yang menekankan saling menghargai dan empati.
Dengan hadirnya Polri, pemahaman siswa semakin kuat tentang betapa pentingnya menjaga pergaulan yang sehat dan tidak melakukan tindakan yang menyakiti teman, baik secara fisik maupun emosional.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, melalui Kasihumas AKP Anom Prabowo, menegaskan bahwa edukasi preventif di sekolah merupakan salah satu prioritas Polri.
“Pencegahan bullying harus dilakukan terus-menerus. Lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. Melalui edukasi, kami ingin memastikan setiap siswa memahami risiko bullying dan tahu cara menghindarinya,” ujarnya.
Ciptakan Sekolah Nyaman, Polsek Jatipurno Perkuat Edukasi Pencegahan Bullying di MI Baitul Musthafa https://t.co/wLfrVCCRzt
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) December 12, 2025
AKP Anom menekankan bahwa sosialisasi di sekolah akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya Polri mencegah semakin luasnya kasus perundungan di kalangan pelajar.
Menurutnya pencegahan bullying bukan hanya tugas guru atau polisi, tetapi tanggung jawab bersama dari siswa, sekolah, hingga orang tua. //Sik
