Kepala BNN Kota Surakarta, Kombes Pol. I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K. menyampaikan paparan terkait sosialisasi anti - narkoba di hadapan prajurid TNI AU

WARTAJOGLO, Solo - Dalam rangka memperkuat komitmen pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan militer, Lanud Adi Soemarmo menggelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Senin, 8 Desember 2025. 

Bertempat di Aula Lanud Adi Soemarmo, Surakarta, kegiatan ini diikuti oleh 200 personel TNI AU sebagai bagian dari program berkelanjutan Satgas P4GN TNI AU.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan Kepala BNN Kota Surakarta, Kombes Pol. I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K., sebagai narasumber utama. 

Dalam pemaparannya, Nakti menegaskan bahwa narkoba tidak hanya menghancurkan kehidupan individu, tetapi juga mengancam kesiapan satuan militer dalam menjalankan tugas negara.

“Narkotika memiliki daya rusak yang luar biasa, bukan hanya merusak otak tetapi juga merusak masa depan seorang prajurit. Kewaspadaan dan kedisiplinan adalah kunci untuk menjaga diri dan satuan dari ancaman ini,” tegasnya.

Menurutnya, prajurit TNI AU harus memiliki ketahanan moral dan fisik yang kuat agar tidak mudah terjerumus pada penyalahgunaan narkoba yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.

Komandan Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Penerbang Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., melalui sambutan yang dibacakan oleh stafnya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran prajurit tentang bahaya narkoba.

“Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan personel TNI AU mengenai upaya P4GN, sekaligus menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk ancaman narkoba yang dapat merusak kesehatan, disiplin, serta masa depan prajurit,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa langkah ini sekaligus menjadi penguatan komitmen kolektif seluruh anggota agar lingkungan satuan tetap bersih dari narkoba.

“Kami ingin membangun budaya anti-narkoba baik di lingkungan kedinasan maupun keluarga, serta mendukung tugas Satgas P4GN TNI AU dalam menekan potensi penyalahgunaan narkotika,” lanjutnya.

Kolonel Henri juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara TNI AU dan instansi terkait, khususnya BNN, untuk memastikan upaya pemberantasan narkoba berjalan optimal.

Melalui sosialisasi ini, setiap personel TNI AU diharapkan memiliki daya tangkal yang lebih kuat terhadap ancaman narkoba. 

Mereka bukan hanya dituntut untuk tidak terlibat penyalahgunaan, tetapi juga menjadi contoh dalam menjaga lingkungan satuan tetap sehat, disiplin, dan bebas narkoba.

Lanud Adi Soemarmo menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pencegahan secara rutin, sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya nasional dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. //Kls