![]() |
| Wakil Rektor 1 Unisri menyampaikan materi dalam pelatihan teknik instruksional |
WARTAJOGLO, Solo - Dalam upaya memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan berkualitas, Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar Pelatihan Teknik Instruksional bagi 20 dosen baru.
Pelatihan berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa 8–9 Desember 2025, di FIM Hotel Solo.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Unisri untuk membekali para dosen baru dengan kemampuan merancang, menyampaikan, hingga mengevaluasi pembelajaran sesuai standar pendidikan tinggi.
Ketua panitia, M. Hery Yuli Setyawan, menegaskan bahwa pelatihan teknik instruksional adalah salah satu instrumen utama dalam penjaminan mutu dosen.
“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk membekali dosen baru dengan teknik instruksional pendidikan—mulai dari perancangan pembelajaran hingga pelaksanaannya,” jelas Hery.
Ia menambahkan bahwa kemampuan instruksional bukan hanya soal menguasai materi, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan pengetahuan secara tepat, terstruktur, dan mampu memotivasi mahasiswa.
Selama dua hari, peserta mendapatkan materi lengkap dari para narasumber internal Unisri, seperti Wakil Rektor Bidang Akademik Saiful Bahri, Prof. Dr. Hera Heru Sri Suryanti, dan beberapa pakar lain.
Hari pertama peserta mendapatkan materi landasan sistem dan regulasi perguruan tinggi, pengembangan kurikulum perguruan tinggi dan MBKM, perkembangan dan pendidikan orang dewasa, teori belajar, pembelajaran dan motivasi, model-model pembelajaran inovatif, design intruksional.
Materi ini menjadi bekal penting bagi dosen baru untuk mengetahui bagaimana merancang pembelajaran yang efektif sesuai kebutuhan mahasiswa.
Hari kedua merupakan sesi penguatan praktik, di mana ada pengembangan RPS, evaluasi proses dan hasil akhir, pengembangan bahan ajar dan media, ketrampilan dasar mengajar dan persiapan praktik.
Pendekatan praktik ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata di ruang kelas.
Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, Nuroso Bambang Wasisto Utomo, mengapresiasi terselenggaranya pelatihan ini.
Menurutnya, penguasaan teknik instruksional akan berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan riset internal, 72 persen mahasiswa baru memilih Unisri berdasarkan rekomendasi dari lingkungan sekitar.
“Jika dosen kita bermutu dan proses pembelajaran berjalan dengan baik, maka getok tular di masyarakat juga akan positif. Dampaknya, minat calon mahasiswa untuk masuk ke Unisri akan meningkat,” jelasnya.
Unisri Perkuat Kompetensi Dosen Baru Lewat Pelatihan Teknik Instruksional https://t.co/Ot7GXcVZT1
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) December 10, 2025
Rektor Unisri, Prof. Dr. Sutoyo, menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah jawaban atas tuntutan mahasiswa dan stakeholder terhadap kualitas dosen.
“Kualitas dosen sangat penting, baik dalam penguasaan disiplin ilmu maupun pelayanan dalam mengajar. Sikap dan cara dosen berinteraksi dengan mahasiswa sangat menentukan pengalaman belajar mereka,” tegasnya. //Sik
