![]() |
| Perjalanan kereta api di Daop 6 Yogyakarta terdampak oleh peristiwa gempa Pacitan dan Yogyakarta |
WARTAJOGLO, Yogyakarta - Rangkaian getaran gempa bumi yang terjadi pada Selasa (27/1) di wilayah Daop 6 Yogyakarta, memicu respons cepat dari PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Demi menjamin keselamatan ribuan penumpang, seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut dihentikan sementara untuk inspeksi mendalam terhadap prasarana perkeretaapian.
Gempa pertama yang terjadi sekitar pukul 08.20 WIB langsung diikuti dengan langkah mitigasi tegas.
Manajemen KAI Daop 6 Yogyakarta menginstruksikan penghentian operasional seluruh kereta, baik jarak jauh, bandara, Commuter Line (KRL), maupun kereta lokal.
Tindakan ini dilakukan sebagai prosedur standar keamanan pasca-bencana.
"Pemeriksaan prasarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga," tegas Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta.
Tim lapangan segera diterjunkan untuk memeriksa kondisi jembatan, jalur rel, dan prasarana pendukung lainnya secara menyeluruh.
Proses inspeksi yang cermat berlangsung relatif singkat. Dalam waktu 28 menit, tepatnya pukul 08.48 WIB, setelah dipastikan semua lintas dinyatakan aman, seluruh perjalanan kereta diizinkan melanjutkan perjalanan.
Sebanyak 16 perjalanan kereta terdampak pada penghentian pagi hari ini, termasuk sejumlah kereta ternama seperti Gajayana Tambahan, Argo Lawu, Lodaya, dan Joglosemarkerto, serta kereta bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dan KRL rute Yogyakarta-Palur.
Namun, getaran kembali terasa pada siang hari sekitar pukul 13.15 WIB. Prosedur yang sama kembali dijalankan dengan ketat.
Seluruh operasi dihentikan untuk inspeksi kedua kali. Lagi-lagi, tim lapangan bekerja cepat dan pada pukul 13.38 WIB, seluruh jalur dinyatakan aman dan operasi dilanjutkan.
Pada fase kedua ini, 17 perjalanan kereta terdampak, di antaranya Taksaka, Argo Semeru, Fajar Utama Solo, Sancaka Utara, dan rangkaian Commuter Line lainnya.
Secara total, dua kali episoda penghentian operasi ini berdampak pada 33 perjalanan kereta api.
Gempa Dua Kali dalam Sehari Berdampak Pada Perjalanan Kereta Api, Begini Tindakan KAI https://t.co/vq4GpcfomX
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) January 27, 2026
Meski menyebabkan penundaan, kebijakan ini mendapat apresiasi sebagai wujud komitmen KAI terhadap keselamatan sebagai prioritas utama.
"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk selalu memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api," pungkas Feni, menyampaikan pesan kepada seluruh penumpang yang terdampak. //Bang
