TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Jadi Moda Transportasi Favorit, KA Bandara Adi Soemarmo Layani 847 Ribu Penumpang Sepanjang 2025

KA BIAS menjadi moda transportasi favorit masyarakat yang ada di wilayah Solo dan sekitarnya

WARTAJOGLO, Solo - Kereta Api Bandara Adi Soemarmo (BIAS) semakin mengukuhkan perannya sebagai moda transportasi favorit masyarakat. 

Sepanjang tahun 2025, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 847.701 penumpang telah dilayani KA BIAS di wilayah Daop 6. 

Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kereta bandara yang menghubungkan Bandara Adi Soemarmo dengan sejumlah kota strategis hingga Madiun dan Caruban.

KA BIAS hadir sebagai solusi transportasi yang efisien dan nyaman, khususnya bagi penumpang pesawat dan masyarakat umum yang membutuhkan konektivitas antardaerah tanpa harus terjebak kemacetan jalan raya.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa KA BIAS beroperasi sebanyak 10 perjalanan per hari atau 5 perjalanan pulang-pergi (PP). 

Setiap harinya, KA BIAS menyediakan total 2.850 tempat duduk, dengan kapasitas 285 tempat duduk per rangkaian.

Menariknya, dengan kapasitas angkut mencapai 150 persen, KA BIAS memungkinkan pelayanan tidak hanya bagi penumpang duduk, tetapi juga penumpang berdiri, sehingga mampu mengakomodasi lonjakan penumpang pada jam-jam sibuk maupun musim liburan.

Selama tahun 2025, KAI Daop 6 mencatat 411.171 penumpang keberangkatan dan 436.530 penumpang kedatangan di seluruh stasiun pelayanan KA BIAS wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Untuk volume keberangkatan penumpang tertinggi, Stasiun Solo Balapan menempati posisi teratas dengan 210.990 penumpang, disusul Stasiun Sragen (66.780) dan Solo Jebres (61.309). 

Sementara Stasiun Bandara Adi Soemarmo mencatat 57.118 penumpang keberangkatan, menunjukkan peran penting stasiun bandara sebagai simpul mobilitas regional.

Sementara dari sisi kedatangan, Stasiun Solo Balapan kembali mendominasi dengan 211.835 penumpang, diikuti Stasiun Solo Jebres (95.805) dan Sragen (58.603). 

Data ini menegaskan posisi Solo Balapan sebagai pusat pergerakan penumpang KA BIAS di wilayah Daop 6.

Tingginya animo masyarakat terhadap KA BIAS tidak lepas dari berbagai keunggulan yang ditawarkan. 

Faktor keselamatan, kenyamanan, keamanan, kapasitas angkut yang optimal, serta jadwal perjalanan yang teratur menjadikan KA Bandara sebagai alternatif transportasi yang efektif, baik pada hari biasa maupun saat libur panjang dan long weekend.

Selain cepat dan tepat waktu, KA Bandara juga dinilai ramah lingkungan karena mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menekan kepadatan lalu lintas di jalan raya.

Feni Novida Saragih mengungkapkan bahwa terjadi lonjakan signifikan volume penumpang KA BIAS pada 2025.

“Jika dibandingkan dengan volume penumpang KA BIAS di wilayah Daop 6 pada tahun 2024, maka pada tahun 2025 terjadi peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 183 persen. Pada tahun 2024, total volume penumpang KA BIAS tercatat sebanyak 299.078 penumpang,” jelasnya.

Lonjakan ini mencerminkan keberhasilan KA BIAS dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan kereta api bandara.

Ke depan, KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan konektivitas antarmoda.

“KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk mengoneksikan kota-kota tujuan melalui integrasi antarmoda agar perjalanan para penumpang lancar dan nyaman,” tutup Feni. //Bang

Type above and press Enter to search.