![]() |
| Rombongan dari SMA Negeri 2 Boyolali melakukan kunjungan edukatif ke Politeknik Indonusa Surakarta |
WARTAJOGLO, Solo - Rombongan dari SMA Negeri 2 Boyolali melakukan kunjungan edukatif ke Politeknik Indonusa Surakarta pada Senin 9 Februari 2026.
Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menghadirkan pengalaman nyata tentang dunia pendidikan vokasi, khususnya di bidang media dan konten digital.
Rombongan diikuti oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Unit Humas dan Publikasi Politeknik Indonusa Surakarta yang diwakili oleh Diyan Sakti Purwanto.
Dalam sesi pemaparan, Eni Lestari memberikan gambaran komprehensif mengenai konsep pendidikan vokasi yang menekankan keseimbangan antara teori dan praktik.
Para siswa diajak memahami peluang studi lanjut, prospek karier, serta pentingnya penguasaan keterampilan terapan di era digital.
Paparan tersebut membuka wawasan siswa bahwa pendidikan tinggi tidak hanya tentang ruang kelas dan teori, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Tak berhenti pada teori, para siswa langsung diajak terjun ke Laboratorium Produksi Media Gedung A Kampus 1.
Dipandu oleh Sriyono Ali Maskhuri, mereka mengikuti praktik dasar pembuatan konten digital.
Mulai dari perencanaan konsep konten, teknik pengambilan gambar, hingga pemahaman awal proses produksi media kreatif, siswa mendapatkan gambaran nyata bagaimana sebuah konten digital diproduksi secara profesional.
Antusiasme terlihat jelas saat mereka mencoba langsung peralatan dan berdiskusi tentang ide-ide kreatif yang bisa dikembangkan.
Pengalaman ini menjadi momen penting bagi siswa untuk merasakan atmosfer pembelajaran vokasi yang aplikatif dan dinamis.
Melalui kunjungan edukatif ini, Politeknik Indonusa Surakarta berharap dapat membangun hubungan berkelanjutan dengan SMA Negeri 2 Boyolali.
Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan motivasi, memperluas wawasan, serta menginspirasi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan digital sebagai bekal menghadapi pendidikan tinggi maupun dunia kerja.
Di tengah derasnya arus transformasi digital, pengalaman seperti ini menjadi jembatan penting bagi generasi muda.
Hal ini untuk memahami bahwa masa depan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan berkarya.//Bang
