![]() |
| Universitas Slamet Riyadi (Unisri) menggelar pembukaan perayaan dies natalis ke-46 dengan acara yang unik |
WARTAJOGLO, Solo - Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menandai usia ke-46 dengan cara yang sarat makna dan kearifan lokal.
Pada Kamis 12 Februari 2026, pembukaan perayaan dies natalis digelar meriah, dengan diawali kirab budaya yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan kampus.
Kirab dimulai dari kampus utama Unisri menuju kampus baru. Para pejabat universitas mulai pengurus yayasan, rektor dan wakil rektor, hingga dekan dan wakil dekan, naik andong, menyusuri jalan dengan nuansa tradisi Jawa yang kental.
Kirab ini menjadi simbol perjalanan panjang Unisri selama lebih dari empat dekade dalam mengabdi pada dunia pendidikan.
Setibanya di kampus baru, perayaan berlanjut di aula lantai tujuh dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas dari seluruh fakultas.
Beragam atraksi seni disuguhkan, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium penyampaian pesan dan refleksi perjalanan Unisri hingga usia ke-46.
Yang menarik, seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) tampil seragam mengenakan pakaian lurik. Pilihan busana ini bukan sekadar estetika, melainkan sarat filosofi.
“Lurik itu simbol dari kesederhanaan, simbol kebersamaan. Mari kita bangun Unisri dengan semangat kebersamaan dan kesederhanaan,” ujar Dekan Fakultas Hukum Unisri, Dr Dora Kusumastuti.
Rektor Unisri Surakarta, Prof Dr Sutoyo, menegaskan bahwa dies natalis ke-46 ini mengusung tema Membangun Kolaborasi untuk Mewujudkan Perguruan Tinggi yang Membumi dan Mengglobal.
Tema tersebut, menurutnya, mencerminkan arah besar pengembangan Unisri ke depan.
“Membumi artinya Unisri harus terintegrasi dengan masyarakat, punya nilai di masyarakat, baik nilai lokal maupun nasional. Intinya, Unisri harus bermanfaat dan memberi solusi bagi masyarakat,” jelas Prof Sutoyo.
Sementara itu, makna mengglobal dimaknai sebagai dorongan agar seluruh aktivitas akademik Unisri memiliki standar dan jejaring internasional.
Kirab Andong hingga Pakai Baju Lurik, Warnai Pembukaan Dies Natalis Unisri Surakarta ke-46 https://t.co/C0r7adoFRI
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) February 12, 2026
Mulai dari kerja sama luar negeri, aktivitas dosen dan mahasiswa, hingga penelitian, pengabdian masyarakat, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertaraf internasional.
“Kegiatan penelitian internasional, pengabdian internasional, dan KKN internasional akan terus kita dorong. Semua ini bisa terwujud bila Unisri berkolaborasi, tidak hanya kolaborasi nasional tetapi juga internasional,” tegasnya. //Kls
