![]() |
| General Manager Grand Mercure, Arif Maulana menjelaskan tentang program Rona Rasa Ramadan |
WARTAJOGLO, Sukoharjo - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Grand Mercure Solo Baru kembali menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang tak sekadar mengenyangkan, tetapi juga penuh makna.
Tahun ini, hotel bintang 5 tersebut mengusung tema “Rona Rasa Ramadan”, sebuah konsep yang memadukan kekayaan cita rasa kuliner dengan hangatnya kebersamaan dalam suasana yang lebih intim dan menenangkan.
Pemilihan nama Rona Rasa bukan tanpa filosofi. General Manager Grand Mercure Solo Baru, Arif Maulana, menjelaskan bahwa tema ini merepresentasikan keberagaman, baik dari sisi menu maupun pengalaman yang dihadirkan kepada para tamu.
“Rona itu artinya keberagaman. Baik dari apa yang kita tampilkan maupun sajikan di menu buffet, itu mewakili berbagai daerah, mulai dari Nusantara hingga Timur Tengah,” ujar Arif saat peluncuran program Rona Rasa Ramadan pada Senin, 9 Februari 2026.
Tak hanya soal kelezatan hidangan, momen berbuka puasa juga dimaknai sebagai waktu untuk mempererat hubungan. Arif menegaskan bahwa pihaknya ingin para tamu merasakan nilai kebersamaan, baik bersama keluarga, sahabat, maupun kolega.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang digelar di ballroom, Ramadan kali ini menghadirkan suasana baru dengan memindahkan venue ke Crystal Sapphire Restaurant di lantai 2.
Perubahan ini memberikan pengalaman visual yang lebih menarik, di mana tamu dapat menikmati indahnya rona senja saat azan magrib berkumandang.
“Tahun ini venue kami di resto supaya tamu juga bisa menikmati view senja. Kami ingin mengajak para tamu menikmati Ramadan dengan lebih tenang, hangat, dan penuh kebersamaan,” tambah Arif.
Pemindahan lokasi ini juga memungkinkan konsep yang lebih fleksibel. Salah satunya adalah kehadiran live cooking, yang memberikan sensasi interaktif sekaligus menjamin kesegaran hidangan.
Dari dapur, Chef Firman Mulyana menyiapkan sajian istimewa dengan memadukan dua karakter kuliner kuat yakn masakan autentik Nusantara dan hidangan khas Timur Tengah.
Untuk menjaga antusiasme tamu, menu disajikan secara bergantian dengan sistem rotasi mingguan.
“Satu minggu itu satu cycle, jadi ada tujuh variasi menu berbeda,” jelas Chef Firman.
Salah satu daya tarik utama adalah konsep barbecue dan sajian segar yang dimasak langsung di tempat. Wahyu memastikan setiap hidangan yang dinikmati tamu benar-benar fresh.
“Tamu bisa memilih sendiri menu yang ingin disantap dan langsung dimasak saat itu juga. Jadi benar-benar segar dan insyaallah berkesan,” ungkapnya.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini pun terbilang tinggi. Bahkan sebelum Ramadan dimulai, sekitar 500 reservasi telah tercatat masuk.
Hal ini menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat Solo dan sekitarnya akan tempat berbuka puasa yang nyaman dengan pilihan menu beragam.
Menjawab kebutuhan tersebut, Grand Mercure Solo Baru menghadirkan Rona Rasa Ramadan sebagai rekomendasi berbuka puasa di kawasan Solo dan Solo Baru.
Khusus pada minggu pertama Ramadan, hotel ini memberikan harga spesial Rp150.000 net per pax, menjadikannya pilihan yang semakin menarik.
Beragam hidangan disajikan secara bergantian, mulai dari menu tradisional Indonesia, takjil khas Ramadan, hingga sajian Timur Tengah yang autentik.
Konsep ini dirancang untuk membawa tamu menikmati perjalanan rasa lintas budaya dalam satu momen berbuka.
Rona Rasa Ramadan, Sensasi Buka Puasa Penuh Warna di Grand Mercure Solo Baru https://t.co/HxMeLpe2Dm
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) February 9, 2026
Suasana Ramadan semakin semarak dengan kehadiran tari sufi yang sarat makna spiritual, live music bernuansa Arabian, serta pembagian berbagai voucher menarik selama periode Ramadan.
Seluruh rangkaian ini dihadirkan untuk menciptakan pengalaman berbuka puasa yang lebih hangat, berkesan, dan penuh nilai. //Bang
