![]() |
| KKN-Dik FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta melakukan revitalisasi perpustakaan di MTs Muhammadiyah 5 Kerjo Karanganyar |
WARTAJOGLO, Solo - Upaya menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar terus digencarkan melalui berbagai inovasi.
Salah satunya dilakukan oleh mahasiswa KKN-Dik FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta yang menjalankan program revitalisasi perpustakaan di MTs Muhammadiyah 3 Kerjo Karanganyar.
Program ini menjadi langkah strategis dalam mengubah wajah perpustakaan menjadi ruang belajar yang lebih hidup, nyaman, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Perpustakaan yang sebelumnya hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan buku, kini disulap menjadi ruang literasi yang aktif dan menyenangkan.
Kegiatan ini turut melibatkan para siswa sebagai bagian dari upaya menumbuhkan minat baca sekaligus membangun kedekatan mereka dengan perpustakaan.
Rangkaian revitalisasi dimulai sejak Kamis 22 Januari 2026, diawali dengan kerja bakti membersihkan ruangan, menata ulang rak dan koleksi buku agar lebih sistematis dan mudah diakses, hingga mempercantik tampilan perpustakaan dengan dekorasi yang lebih menarik.
Perubahan ini memberikan suasana baru yang membuat siswa lebih betah untuk belajar dan membaca.
Tak hanya pembenahan fisik, inovasi juga dilakukan melalui penambahan koleksi buku digital atau e-book.
Dengan adanya fasilitas ini, siswa dapat mengakses bahan bacaan kapan saja dan di mana saja, sejalan dengan kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi.
Salah satu mahasiswa KKN-Dik UMS, Muhammad Farrellian Jordan Prasetya, menjelaskan bahwa kehadiran e-book menjadi langkah penting dalam mendukung literasi digital.
“Penambahan e-book di perpustakaan sekolah menjadi langkah strategis dalam mendukung literasi digital dan menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan teknologi,” ungkapnya, Selasa 24 Maret 2026.
Dalam implementasinya, koleksi e-book tersebut dibagi menjadi dua kategori utama, yakni fiksi dan non-fiksi.
Seluruh koleksi dihimpun dalam satu platform Google Drive sehingga memudahkan siswa untuk mengaksesnya secara praktis.
Dampak positif dari revitalisasi ini mulai terasa. Kepala sekolah, Siti Indrasti, mengungkapkan bahwa dalam satu minggu terakhir, tingkat kunjungan siswa ke perpustakaan meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya.
“Respon guru dan siswa sangat senang karena dapat meningkatkan budaya literasi pada lingkungan Madrasah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberlanjutan perpustakaan yang aktif ditunjang oleh manajemen yang baik, seperti pencatatan koleksi buku, data kunjungan siswa, serta pelayanan yang ramah bagi para pengunjung.
Sentuhan Mahasiswa UMS Ubah Perpustakaan MTs Muhammadiyah 5 Kerjo Jadi Pusat Literasi Digital https://t.co/4m3aNZn6bQ
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) March 30, 2026
Melalui program revitalisasi yang dilaksanakan pada Senin 3 Februari 2026 tersebut, diharapkan perpustakaan sekolah terus berkembang, baik dari segi koleksi maupun pemanfaatannya.
Lebih dari itu, perpustakaan diharapkan mampu menjadi pusat literasi berbasis digital yang tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. //Kls
