![]() |
| Prof. Dr. Jamal Wiwoho saat memberikan sambutan dalam acara halal bihalal Yayasan Amal Sahabat Surakarta |
WARTAJOGLO, Solo - Prestasi membanggakan berhasil diukir oleh SMA Al-Azhar Syifa Budi Solo pada tahun ajaran ini.
Di bawah naungan Yayasan Amal Sahabat Surakarta, sekolah ini mencatatkan lompatan besar dalam jumlah siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Ketua Yayasan Amal Sahabat Surakarta, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, MH mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari penerapan strategi yang sistematis dan terukur.
Salah satu kunci utama yang ditekankan adalah mengubah pola pikir siswa dalam memilih jurusan di perguruan tinggi.
Jamal menyoroti fenomena di mana banyak siswa cenderung memilih program studi (prodi) favorit tanpa mempertimbangkan tingkat persaingan nasional yang sangat ketat.
"Anak-anak seringkali memiliki keinginan yang sangat tinggi, namun kadang kurang memperhitungkan faktor penghambat dan kompetitor di tingkat nasional. Di sinilah peran yayasan dan sekolah untuk memberikan pendampingan yang realistis," ujar Jamal di sela acara Halalbihalal di Ndalem Marsum, Solo, Jumat 3 April 2026.
Untuk memastikan peluang kelulusan yang lebih besar, sekolah melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan nilai siswa sejak semester awal.
Strategi ini meliputi analisis rekam jejak, yaitu dengan memetakan kemampuan akademik siswa berdasarkan konsistensi nilai dari semester 1 hingga semester 5.
Lalu ada juga pendampingan psikolog dengan melibatkan tenaga profesional untuk membantu siswa memahami potensi diri dan menyelaraskannya dengan pilihan karier masa depan.
Dan yang tak kalah penting adalah edukasi tentang persaingan. Yang mana dalam hal ini para siswa diberikan pemahaman bahwa mereka bersaing secara nasional, sehingga pemilihan prodi harus dilakukan dengan perhitungan matang.
Hasil dari formula tersebut terbukti ampuh. Jika pada tahun-tahun sebelumnya angka kelulusan jalur prestasi tergolong minim, tahun ini SMA Al Azhar Syifa Budi Solo berhasil meloloskan 9 siswa dari total 79 siswa melalui jalur SNBP.
"Ini adalah sebuah lompatan. Dari yang sebelumnya nol atau hanya dua siswa, sekarang bisa mencapai sembilan orang. Kami syukuri ini sebagai tahap awal, karena masih ada jalur tes (SNBT) dan jalur mandiri yang akan kami kawal terus," tambahnya.
Jamal Wiwoho menegaskan bahwa sebagai sekolah SMA, parameter utama kepercayaan publik adalah seberapa banyak lulusannya yang mampu menembus perguruan tinggi terbaik.
Makin Banyak yang Lolos SNBP PTN, Ketua Yayasan Amal Sahabat Ungkap Kunci Sukses SMA Al-Azhar Syifa Budi Solo https://t.co/s1vUfu9f9S
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) April 3, 2026
Oleh karena itu, sinergi antara yayasan, sekolah, dan orang tua akan terus diperkuat untuk memastikan tren positif ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Dengan pencapaian ini, SMA Al Azhar Syifa Budi Solo semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul di bidang religius, tetapi juga kompetitif secara akademik di level nasional. //Bang
