TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Antisipasi Risiko Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, KAI Daop 6 Beri Edukasi Keselamatan Warga Purbayan

PT KAI melakukan sosialisasi keselamatan perlintasan kereta api di Kelurahan Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo

WARTAJOGLO, Sukoharjo - Upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api terus dilakukan KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta. 

Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi keselamatan perlintasan kereta api yang digelar di Kelurahan Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Kamis 21 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Kelurahan Purbayan itu dihadiri Kepala Kelurahan Purbayan Budhi, Kapolsek Baki Sri Widodo, Danramil Baki Hartono, serta Deputy Pengamanan Operasional KA (Opka) Daop 6, Rusmiarso beserta tim.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keselamatan di area perlintasan kereta api sekaligus memahami risiko yang dapat muncul apabila aturan keselamatan diabaikan.

Sosialisasi itu menjadi bagian dari langkah preventif KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta dalam membangun budaya sadar keselamatan di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sehari-hari beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

Dalam penyampaiannya, pihak KAI menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab operator kereta api, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah setempat. 

Karena itu, warga diimbau tidak membuka perlintasan liar atau akses tidak resmi yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

Selain edukasi lapangan, warga juga diberikan pemahaman terkait aturan perkeretaapian, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 mengenai peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya.

Manager Humas KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan keselamatan perjalanan kereta api hanya dapat terwujud melalui sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, KAI Daop 6 ingin membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan di perlintasan kereta api merupakan tanggung jawab kolektif. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan perlintasan resmi, tidak membuka akses perlintasan secara liar, selalu disiplin saat akan melintasi perlintasan sebidang, serta turut menjaga keamanan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama,” ujar Feni.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan perlintasan yang aman dan tertib.

Kegiatan berlangsung kondusif dan mendapat sambutan antusias dari warga. Dalam sesi diskusi, masyarakat aktif menyampaikan pertanyaan maupun pandangan terkait kondisi perlintasan kereta api di wilayah mereka.

Di akhir kegiatan, seluruh pihak sepakat bahwa keselamatan di perlintasan kereta api harus dijaga bersama melalui kepedulian, disiplin, serta kolaborasi antara masyarakat, aparat, dan instansi terkait.

Type above and press Enter to search.