![]() |
| Para pengisi acara Edutech & AI Expo |
WARTAJOGLO, Solo - Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) kini tidak lagi sekadar menjadi isu masa depan.
Dunia pendidikan pun mulai bergerak cepat menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Hal itulah yang menjadi semangat utama digelarnya Edutech AI Expo 2026, sebuah pameran pendidikan berbasis AI pertama di Solo Raya dan Jawa Tengah.
Event yang digelar oleh Coolosal Academy bekerja sama dengan The Park Mall Solo Baru ini berlangsung selama lima hari, mulai Rabu 29 April 2026 hingga Minggu 3 Mei 2026 di atrium pusat perbelanjaan tersebut.
Pameran ini menghadirkan perpaduan antara dunia pendidikan, teknologi, dan industri dalam satu ruang kolaborasi yang futuristis.
CEO Coolosal, Suwarmin Mulyadi, mengatakan Edutech AI Expo 2026 hadir sebagai upaya membaca arah perubahan pendidikan di tengah perkembangan AI yang berlangsung sangat cepat.
“Ekspo ini menampilkan bagaimana lembaga pendidikan beradaptasi dengan AI dan teknologi. Selain itu, dunia pendidikan juga perlu menyiapkan peserta didik dengan penguatan soft skill agar mampu menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan ke depan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknologi, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, kreativitas, dan kemampuan adaptasi peserta didik di era digital.
Karena itu, Edutech AI Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi pendidikan, tetapi juga ruang diskusi strategis tentang masa depan pembelajaran.
Sejumlah tokoh nasional dihadirkan untuk memberikan perspektif mengenai transformasi pendidikan berbasis teknologi.
Beberapa narasumber yang turut hadir antara lain pakar AI Preneur nasional Freddie Kashawan, akademisi senior Universitas Sebelas Maret Dr. Sutanto, hingga Ary Yulistiana yang dikenal sebagai pemenang Olimpiade Guru Nasional, penulis novel, sekaligus ambassador Kahoot.
Pameran ini juga diikuti berbagai institusi pendidikan dan industri ternama, seperti SMA Unggulan Rushd, World Class Islamic School Al Firdaus, Universitas Sebelas Maret, Universitas Duta Bangsa, Politeknik Indonusa, hingga Jatim Park Group.
Suwarmin menegaskan, Coolosal Academy ingin menjadi ruang interpretasi dan perspektif bagi lembaga pendidikan agar mampu bermanuver menghadapi era AI.
“Dunia pendidikan menghadapi banyak tantangan ke depan. Coolosal Academy ingin menghadirkan ruang interpretasi dan perspektif agar lembaga pendidikan mampu bermanuver dan menyiapkan siswa menghadapi era AI. Salah satunya melalui Edutech AI Expo ini,” lanjutnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada The Park Mall Solo Baru yang dinilai progresif dalam melihat potensi pengembangan AI, termasuk di sektor pendidikan.
Sementara itu, Chief Technology Officer Coolosal, Andromeda Versatille, menjelaskan bahwa Edutech AI Expo 2026 dirancang bukan sekadar sebagai edu fair biasa.
Event ini mengintegrasikan berbagai pengalaman berbasis teknologi yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Event ini menggabungkan konsep edu fair dengan penerapan AI. Kami menghadirkan demo teknologi, komunitas, hingga program panggung seperti seminar inspiratif, workshop praktis, diskusi panel, dan pertunjukan seni budaya,” jelasnya.
Beragam aktivitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, terutama generasi muda yang ingin melihat langsung bagaimana AI mulai diterapkan dalam sistem pembelajaran modern.
Menurut Andromeda, percepatan transformasi teknologi telah mendorong pendidikan untuk berubah lebih cepat dari sebelumnya.
“AI bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam membangun sistem pembelajaran yang adaptif, relevan, dan berbasis data,” tambahnya.
Hal senada disampaikan pakar digital marketing Coolosal, Bambang Prakoso. Ia menyebut Coolosal Academy ingin berperan sebagai katalisator dalam membangun ekosistem pendidikan masa depan berbasis AI.
Coolosal Academy Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Edutech AI Expo 2026 https://t.co/w7vB1XFQNo
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) May 11, 2026
“Fokus kami adalah mendorong kemampuan komprehensif dalam penerapan AI, baik melalui praktik konten maupun pengolahan data. Event ini diharapkan menjadi platform strategis yang mempertemukan dunia pendidikan dengan industri, menghadirkan inspirasi pembelajaran berbasis AI, sekaligus menciptakan value creation jangka panjang,” ujarnya.
Tidak berhenti pada penyelenggaraan expo semata, Coolosal juga disebut telah menyiapkan roadmap pengembangan pasar pendidikan yang mencakup sekolah hingga ekosistem industri secara lebih luas. //Sik
