TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Diskusi Film “Suamiku Lukaku” Ajak Publik Lebih Peka terhadap Trauma Korban KDRT

Film terbaru produksi SinemArt berjudul 'Suamiku Lukaku'

WARTAJOGLO, Bekasi - Film terbaru produksi SinemArt berjudul 'Suamiku Lukaku' tidak hanya hadir sebagai tontonan drama keluarga, tetapi juga membawa pesan sosial yang kuat tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan trauma dalam relasi.

Sebagai bagian dari kampanye edukasi publik, tim film menggelar rangkaian Psychology Talkshow & Public Discussion di Bekasi dan Bogor pada 6 Mei 2026. 

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Memahami Trauma dan Kekerasan dalam Relasi”, isu utama yang menjadi napas dari film tersebut.

Diskusi digelar di Universitas Bani Saleh dan Institut Teknologi dan Bisnis Visi Nusantara dengan menghadirkan aktris Putri Ayudya sebagai pembicara.

Dalam kesempatan itu, Putri Ayudya menyoroti bagaimana banyak korban kekerasan memilih diam karena tekanan dan trauma yang berkepanjangan.

“Banyak perempuan dibungkam oleh kekerasan dari orang terdekatnya. Kekerasan emosional dan fisik bertahun-tahun meninggalkan luka yang tidak selalu terlihat, tapi dampaknya sangat dalam dan nyata,” ujar Putri Ayudya.

Menurutnya, korban sering kali kehilangan ruang untuk bersuara dan akhirnya memilih bertahan dalam diam demi melanjutkan hidup.

“Mereka jadi kehilangan ruang untuk bersuara, memilih diam sebagai cara untuk bertahan. Saling berbagi melalui public discussion ini semoga menjadi ruang-ruang kecil untuk mulai membicarakannya. Karena seperti yang dialami Amina dalam film, selalu ada kesempatan untuk bangkit, sekecil apapun langkah yang diambil,” lanjutnya.

Film Suamiku Lukaku dibintangi sederet aktor dan aktris ternama seperti Baim Wong, Acha Septriasa, Raline Shah, Ayu Azhari, serta Putri Ayudya.

Disutradarai oleh Ssharad Sharaan dan Viva Westi, serta ditulis oleh Titien Wattimena dan Beta Ingrid Ayu, film ini mengisahkan kehidupan Amina, seorang ibu yang hidup dalam tekanan dan kekerasan dari suaminya sendiri.

Amina, yang diperankan Acha Septriasa, menjalani rumah tangga penuh ketakutan bersama Irfan, karakter yang dimainkan Baim Wong. Di depan publik, Irfan tampak sebagai sosok suami yang baik dan penuh perhatian. Namun di balik pintu rumah, ia menjadi sosok yang menakutkan dan penuh kekerasan.

Situasi semakin rumit ketika kondisi kesehatan anak mereka, Nadia, terus memburuk dan membutuhkan perhatian serius. Dalam tekanan yang berat, Amina berusaha bertahan demi anaknya, hingga akhirnya bertemu Zahra, seorang pengacara yang diperankan Raline Shah, yang memberinya harapan untuk keluar dari lingkaran kekerasan.

Sutradara Ssharad Sharaan mengatakan, film ini dibuat sebagai refleksi atas realitas yang sering tersembunyi di tengah masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan cerita yang merupakan cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat namun kerap luput dari perhatian. Pernikahan yang terlihat harmonis namun menyembunyikan kekerasan dalam hubungan rumah tangganya,” ujarnya.

Ia berharap film tersebut mampu membuka ruang diskusi tentang keberanian korban untuk melawan dan keluar dari situasi toxic yang selama ini membungkam mereka.

“Film ini akan membicarakan keberanian untuk mulai melawan serta kesadaran untuk memecah keheningan yang selama ini membuat para perempuan yang menjadi korban, tidak berdaya,” tambahnya.

Lebih dari sekadar hiburan, Suamiku Lukaku hadir sebagai ajakan untuk lebih peduli terhadap realitas kekerasan dalam rumah tangga yang sering tersembunyi di balik citra keluarga harmonis.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Mei 2026. //Bang

Type above and press Enter to search.