TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Gelar Smart Children Camp XI, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Tempa Kemandirian dan Jiwa Kepemimpinan Siswa

Para peserta SCC mendapatkan berbagai edukasi yang bertujuan melatih kemandirian

WARTAJOGLO, Karanganyar - Sedikitnya 146 siswa kelas IV dan V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo. mengikuti kegiatan Smart Children Camp (SCC) ke-XI'

Kegiatan ini digelar oleh Qabilah Hizbul Wathan (HW) SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, di kawasan Agrowisata Kampung Karet, Karanganyar, selama dua hari, Rabu-Kamis (29–30 April 2026).

Mengusung tema “Membentuk Athfal Mandiri, Berakhlak Mulia, dan Berjiwa Kepemimpinan dalam Semangat Fastabiqul Khairat”, kegiatan tahunan ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter siswa sejak usia dini melalui pendekatan pembelajaran luar kelas.

Ketua panitia, Testa Nur Hardiyono, menegaskan bahwa Smart Children Camp bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan sarana pendidikan karakter yang komprehensif. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin melatih kemandirian, kecintaan terhadap lingkungan, kekompakan, serta ketangguhan siswa. Mereka juga belajar disiplin, bekerja sama, dan berani menghadapi tantangan,” ujarnya.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dengan amanat dari Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nursalam. 

Dalam pesannya, ia menekankan tiga hal penting yang harus dipegang para peserta, yakni menjadi kader Hizbul Wathan yang bertanggung jawab, mencintai alam sebagai karunia Allah SWT, serta menumbuhkan semangat kerja sama dan kolaborasi. 

“Anak-anak harus tumbuh menjadi generasi tangguh, peduli lingkungan, dan mampu bekerja sama dalam kebaikan,” tuturnya.

Menariknya, kegiatan SCC XI ini juga melibatkan Qabilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang berperan sebagai pendamping. 

Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri melalui berbagai agenda edukatif yang interaktif dan menyenangkan.

Selama perkemahan, para peserta disuguhkan beragam aktivitas yang menantang sekaligus mendidik. 

Mulai dari pemilahan sampah untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan, latihan baris-berbaris (PBB) untuk melatih disiplin, hingga pengenalan tanaman obat keluarga (TOGA). 

Tak ketinggalan, lomba tripod lashing, outbound, senam pagi, hingga lomba memasak yang mengasah kreativitas dan kerja sama tim.

Keseruan semakin terasa saat wide game digelar dengan lima pos tantangan yang menguji kemampuan siswa, mulai dari sandi angka, PBB, TOGA, arah mata angin, hingga pengetahuan Al Islam dan Kemuhammadiyahan.

Memasuki malam hari, suasana berubah menjadi hangat dan penuh kebersamaan. Api unggun yang menyala menjadi pusat perhatian, diiringi pentas seni dari setiap kelompok yang menampilkan kreativitas terbaik mereka.

Gelak tawa, tepuk tangan, dan sorak sorai menjadi bukti kekompakan dan semangat yang terbangun di antara para peserta.

Kegiatan ditutup pada Kamis pagi dengan upacara penutupan yang berlangsung khidmat. Momen ini juga menjadi ajang apresiasi bagi para peserta terbaik, dengan pemberian penghargaan kepada tiga besar kuntum putra dan tiga besar kuntum putri. //Bang

Type above and press Enter to search.