TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Perkuat Budaya Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

Petugas melakukan penutupan perlintasan liar 

WARTAJOGLO, Yogyakarta - Upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api terus digencarkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta. 

Dalam kurun waktu 2023 hingga Mei 2026, KAI Daop 6 telah menutup sebanyak 38 perlintasan liar yang dinilai membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan raya.

Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib. 

Perlintasan liar dinilai sangat berisiko karena tidak memiliki pengamanan memadai serta berada di luar pengaturan resmi.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, penutupan perlintasan liar dilakukan secara bertahap setiap tahun.

“Sepanjang periode 2023–Mei 2026, Daop 6 telah mendukung pemerintah dengan terinci tahun 2023 sebanyak 6 perlintasan, tahun 2024 sebanyak 14 perlintasan, tahun 2025 sebanyak 14 perlintasan, dan sampai Mei 2026 ini sebanyak 4 perlintasan telah ditutup,” ujarnya dalam siaran pers pada Kamis 7 Mei 2026.

Puluhan perlintasan liar yang ditutup tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Wonogiri menjadi daerah dengan jumlah penutupan terbanyak yakni 17 perlintasan, disusul Solo dan Wojo masing-masing 4 perlintasan. 

Selain itu, penutupan juga dilakukan di Wates sebanyak 3 titik, Brambanan 2 titik, Sumberlawang 2 titik, Sragen 2 titik, Yogyakarta 2 titik, serta masing-masing 1 titik di Klaten dan Palur.

Saat ini, wilayah Daop 6 Yogyakarta memiliki total 292 perlintasan sebidang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 97 perlintasan dijaga KAI, 29 dijaga pemerintah daerah, 17 dijaga pihak eksternal, 136 tidak dijaga, dan masih terdapat 13 perlintasan liar.

Ke depan, penanganan perlintasan akan dilakukan secara lebih komprehensif. Tidak hanya melalui penutupan perlintasan berisiko, tetapi juga peningkatan penjagaan, pengawasan, hingga pemanfaatan teknologi keselamatan.

Selain melakukan penutupan perlintasan liar, Daop 6 juga aktif menggencarkan edukasi keselamatan kepada masyarakat. 

Hingga Triwulan I 2026, tercatat sebanyak 217 kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan. Rinciannya, 212 kegiatan dilakukan di perlintasan sebidang dan 5 kegiatan di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan waspada saat melintas di jalur kereta api.

Sebagai upaya memberikan peringatan langsung kepada pengguna jalan, Daop 6 juga memasang perangkat pengeras suara atau audio imbauan keselamatan di sembilan titik perlintasan, yakni di JPL 736, 739, 3A, 352, 351, 320, 316, 350, dan 349. 

Perangkat tersebut diharapkan mampu membantu pengguna jalan lebih tertib mematuhi rambu dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi rel kereta api.

Tak hanya fokus pada masyarakat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. 

Hingga Triwulan I 2026, Daop 6 telah melaksanakan pembinaan petugas penjaga lintasan (PJL) hingga angkatan ke-7. 

Pembinaan dilakukan tidak hanya bagi petugas yang dikelola KAI, tetapi juga berkolaborasi dengan petugas di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan di berbagai wilayah.

Jajaran manajemen Daop 6 Yogyakarta pun rutin melakukan monitoring dan evaluasi lapangan melalui kegiatan Tilik Perlintasan Sebidang yang digelar setiap bulan. 

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh petugas menjalankan tugas sesuai prosedur sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan.

Feni menegaskan, keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Melalui berbagai upaya seperti penutupan perlintasan liar, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan perangkat imbauan keselamatan, serta pembinaan berkelanjutan kepada petugas di lapangan, kami berharap dapat terus meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dengan disiplin mematuhi rambu dan aturan saat melintas di perlintasan sebidang demi keselamatan bersama,” pungkasnya. //Bang

Type above and press Enter to search.